Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ngeri! Ahli Prediksi Wilayah Utara Jakarta Bisa Tenggelam Permanen

Jakarta bagian Utara semakin tersudut dengan ancaman bencana air hingga tenggelam, berikut faktor utama penyebabnya.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 14 November 2022  |  17:51 WIB
Ngeri! Ahli Prediksi Wilayah Utara Jakarta Bisa Tenggelam Permanen
Deretan bangunan yang berada di kawasan Pulau D hasil reklamasi, di kawasan pesisir Jakarta, Senin (17/6/2019). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk sejumlah bangunan di Pulau C dan D. - ANTARA/Galih Pradipta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wilayah pesisir Jakarta atau bagian utara memiliki potensi tinggi untuk terendam permanen alias tenggelam. Hal ini akan terjadi secara bertahap.

Berdasarkan model data terbaru dari Kementerian PUPR, perkiraan awal wilayah pesisir Jakarta akan terendam dan berada di bawah permukaan laut sekitar 24,86 persen pada tahun 2035. Sementara di tahun 2050 penurunan akan terjadi 28,33 persen.

Pengamat Tata Kota, Nirwono Yoga, mengatakan hal tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena penurunan muka tanah dan kenaikan air laut memiliki dampak yang signifikan bagi wilayah utara Jakarta.

"Jakarta bagian utara jika tidak dilakukan upaya penyelematan serius, seiring dengan percepatan penurunan muka tanah dan kenaikan air laut, maka bisa diperkirakan pesisir jakarta akan terendam permanen atau tenggelam," kata Nirwono saat dihubungi Bisnis, Senin (14/11/2022).

Dia menerangkan, setidaknya ada 4 hal yang menjadi penyebab Jakarta berpotensi tenggelam. Pertama, lapisan tanah aluvial yang mengalami pemadatan alami secara perlahan.

Kedua, percepatan pemadatan akibat menahan beban bangunan dan lalu lintas kendaraan berat. Ketiga, pengambilan atau pemompaan air tanah secara tidak terkendali. Keempat, kawasan pesisir yang dipadati bangunan.

Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mengatasi ancaman bencana air tersebut dengan memindahkan beberapa sektor ke IKN Nusantara.

"Kami telah mencoba yang terbaik untuk mengelola perkembangan masif di area industri Jakarta meski progresnya cenderung lambat, dengan memindahkan kawasan industri ke Nusantara," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Basuki menerangkan posisi Jakarta yang terletak di daerah yang relatif datar dan sisi utara terletak pada endapan sedimen yang sangat tebal. Hal ini membuat kawasan tersebut menjadi daerah rawan banjir, ditambah dengan penurunan tanah dengan laju rata-rata sekitar 10 cm per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta tenggelam dki jakarta Kementerian PUPR
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top