Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bukan Bansos BLT BBM atau Kartu Prakerja, Program Ini Beri Korban PHK Rp10,5 Juta

Berikut ini adalah program dari pemerintah yang berani kasih korban PHK Rp10,5 juta per individu.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 07 November 2022  |  12:20 WIB
Bukan Bansos BLT BBM atau Kartu Prakerja, Program Ini Beri Korban PHK Rp10,5 Juta
Ilustrasi uang bansos
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Gelombang PHK sedang menjadi momok menakutkan bagi para pekerja di berbagai sektor.

Meski demikian, beberapa orang yang beruntung tentu akan merasa terbantu dengan adanya bantuan sosial.

Pada bulan November 2022 ini, pemerintah dikabarkan telah menyiapkan delapan jenis bantuan sosial kepada mereka yang pantas mendapatkan dan lolos verifikasi.

Bantuan sosial tersebut mencakup, BLT BBM, BLT UMKM, PKH, BNPT, Kartu Prakerja dan sebagainya.

Lalu, bagaimana nasib mereka yang terkena PHK? Tenang saja, pemerintah telah menyiapkan program khusus untuk mereka yang jadi korban PHK perusahaan.

Bahkan, bantuan yang diberikan mencapai Rp10,5 juta per bulan.

Program yang digagas pemerintah untuk membantu pekerja yang terkena PHK tersebut adalah Program JKP (Jaminan Kehilangan Pekerjaan).

Program ini merupakan kerjasama antara Kemnaker dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Meski demikian, hanya mereka yang punya gaji maksimal Rp5 juta yang bisa mengajukan klaim ini.

Bagi pekerja yang terkena PHK, maka pemerintah akan membayarkan 45% dari gaji kamu di tiga bulan pertama.

Baru kemudian, pemerintah akan memberi kamu gaji sebesar 25% dari gaji kamu sebelumnya di bulan berikutnya.

Artinya jika gaji kamu Rp5 juta maka selama enam bulan kamu akan mendapat Rp10,5 juta dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos blt umkm phk kartu prakerja
Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top