Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Agung Podomoro (APLN) Raup Recurring Income Rp1,07 Triliun

PT Agung Podmoro Land Tbk. (APLN) mencatat perolehan reccuring income sebesar Rp1,07 triliun per September 2022.
Kawasan Podomoro City, Jakarta. Kawasan ini terdiri dari beberapa properti, mulai dari Central Park hingga Neo Soho Mall./agungpodomoro
Kawasan Podomoro City, Jakarta. Kawasan ini terdiri dari beberapa properti, mulai dari Central Park hingga Neo Soho Mall./agungpodomoro

Bisnis.com, JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) mencatat perolehan pendapatan berulang atau reccuring income sebesar Rp1,07 triliun per September 2022. Perolehan tersebut naik 49,5 persen dari tahun sebelumnya yaitu Rp713,4 miliar.

Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land Tbk. Justini Omas mengatakan pendapatan berulang tersebut membuktikan pertumbuhan bisnis hotel dan pusat perbelanjaan atau mal tumbuh positif sepanjang tahun ini.

"Kami berusaha mengoptimalkan dan memanfaatkan situasi pemulihan ekonomi Indonesia dan pelonggaran aktivitas masyarakat agar pendapatan berulang terus tumbuh positif," kata Justini, dikutip pada Selasa, (1/11/2022).

Dia menyebutkan sejumlah pusat perbelanjaan premium yang mendorong reccuring income di antaranya yaitu Kuningan City, Senayan City, Baywalk, Emporium Pluit, Festival CityLink Bandung, Deli Park Medan dan Plaza Balikpapan.

Sementara itu, proyek hotel besutannya antara lain Pullman Ciawi Vimala Hills, Pullman dan Ibis Styles Bandung Grand Central, Harris dan Pop! Festival CityLink Bandung, Indigo Bali Seminyak, Amaris Thamrin City dan 101 Urban Jakarta Kelapa Gading.

"Apalagi kita akan segera memasuki akhir tahun yang menjadi magnet bagi bisnis pusat perbelanjaan dan hotel karena masyarakat dominan untuk liburan dan belanja," ujarnya.

Justini menerangkan, sejalan dengan pencapaian reccuring income, APLN juga mencatatkan marketing sales atau penjualan pemasaran per September 2022 di luar PPN sebesar Rp1,58 triliun atau naik 17,9 persen dari periode yang sama tahun 2021 yakni sebesar Rp1,34 triliun.

Proyek yang berkontribusi terhadap marketing sales di antaranya yaitu Podomoro Park Bandung, Podomoro City Deli Meda, Bukit Podomoro Jakarta, Pakubuwono Spring, Podomoro Golf View, dan Kota Podomoro Tenjo.

Di samping itu, APLN mulai mengefisiensikan operasional dengan melunasi pinjaman senilai SGD172,8 juta dari Guthire Venture Pte Ltd. yang dinilai dapat memangkas biaya dan mendorong operasional perusahaan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper