Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemindahan Ibu Kota, Kemenkeu Mulai Tawarkan Aset Jakarta ke Investor

Kemenkeu mengatakan siap tawarkan aset-aset di Jakarta kepada investor jika Ibu Kota pindah ke Kaltim.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 27 Oktober 2022  |  11:09 WIB
Pemindahan Ibu Kota, Kemenkeu Mulai Tawarkan Aset Jakarta ke Investor
Ilustrasi Gedung KPU RI sebagai aset pemerintah di Jakarta. ANTARA - Melalusa Susthira K.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Keuangan mulai menawarkan peluang investasi aset-aset di Jakarta yang akan ditinggal ketika ibu kota negara atau IKN pindah ke Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Kekayan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban dalam Investor Gathering 2022 Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Sejumlah investor hadir untuk melirik peluang investasi di proyek LMAN.

Rionald pun menyampaikan bahwa akan terdapat aset yang menganggur (idle) di Jakarta, apabila terjadi perpindahan IKN ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Dia pun menawarkan kepada para investor untuk melirik peluang investasi di aset-aset terkait.

“Nanti dalam rangka IKN, maka kalau perpindahan terjadi tentu akan ada aset-aset yang idle di Jakarta,” ujar Rionald pada Kamis (27/10/2022).

Kementerian Keuangan melaui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) memang masih memetakan aset-aset yang akan ‘ditinggal’ setelah perpindahan IKN.

Namun, dia menyebutkan bahwa aset-aset idle yang akan tersedia lebih awal adalah gedung-gedung pemerintahan.

DJKN sempat menyampaikan bahwa optimalisasi gedung-gedung pemerintahan itu dapat berupa penggunaan kantor oleh swasta atau keperluan lainnya. Rionald menyebut bahwa pemerintah terbuka atas berbagai peluang kerja sama optimalisasi aset.

“Kami DJKN melihat bahwa kita harus mengupayakan [pengelolaan] aset negara, sehingga aset negara itu memberikan hasil optimal,” kata Rionald.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkeu IKN
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top