Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perusahaan Perkakas SBD Hadirkan Produk Power Tools Ramah Lingkungan

Stanley Black And Decker (SBD), perusahaan di bidang manufaktur global meluncurkan Black+ Decker Reviva, power tools yang diklaim ramah lingkungan.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 21 Oktober 2022  |  08:08 WIB
Perusahaan Perkakas SBD Hadirkan Produk Power Tools Ramah Lingkungan
Black Decker Reviva - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Lembaga OECD Global Plastics Outlook yang berbasis di Paris, Prancis mencatat 460 juta ton plastik digunakan tahun lalu. Jumlahnya hampir dua kali lipat dibanding 5 tahun sebelumnya, dibutuhkan inovasi untuk mengerem limah plastic.

Di sisi lain, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut total sampah nasional pada 2021 mencapai 68,5 juta ton. Dari jumlah itu, sebanyak 17 persen, atau sekitar 11,6 juta ton, disumbang oleh sampah plastik.

Melihat berbagai masalah tersebut, Stanley Black And Decker (SBD), perusahaan di bidang manufaktur global, menunjukkan komitmennya untuk mendukung penanganan sampah plastik dengan meluncurkan seri produk yang ramah lingkungan. 

Komitmen itu diwujudkan dengan meluncurkan produk power tools sustainable dengan merek Black+ Decker Reviva, yang diluncurkan secara global pada September 2022. Kini, produk itu resmi dipasarkan di Indonesia.

Product Marketing Manager Black+ Decker Irma Dwi Oktaviani menyampaikan, Black+ Decker Reviva merupakan produk power tools ramah lingkungan pertama di Indonesia.

“Black+ Decker Reviva, merupakan wujud nyata  untuk melahirkan produk yang lebih ramah lingkungan untuk peralatan listrik dan rumah tangga,” ucap Irma, dalam Siaran Pers, dikutip Jumat (21/10/2022).

Irma juga menambahkan, Black+ Decker Reviva menjadi inovasi baru bagi produk tools, mengingat terbuat dari bahan yang tahan lama namun ramah lingkungan dengan komposisi 50% lebih dari plastik daur ulang seperti berasal dari botol minuman setara dengan 8 botol air minum kemasan sekali pakai. 

Selain menggunakan bahan daur ulang ini, kemasan Black+ Decker Reviva juga dapat terurai dengan sendirinya sehingga konsumen dapat berkontribusi untuk menurunkan emisi karbon. Seperti diketahui, semakin mudah sebuah kemasan didaur ulang, maka semakin rendah emisi karbon yang dihasilkan sehingga sangat bagus untuk keberlangsungkan lingkungan hidup. 

Sementara dari sisi baterai, dapat diisi ulang Black+ Decker Reviva telah berfokus pada penyediaan metode daur ulang baterai dan alat akhir masa pakai yang ramah lingkungan di semua merek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plastik Sampah Plastik industri plastik
Editor : Puput Ady Sukarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top