Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Driver Ojol di Solo Full Senyum! Gibran Sebut BLT Rp600 Ribu Khusus Ojol Cair Pekan Depan

Driver ojol di Solo biasa siap-siap, sebab Walikota Solo, Gibra Rakabumung Raka, akan mulai mencairkan BLT khusus ojol pekan depan.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 29 September 2022  |  10:51 WIB
Driver Ojol di Solo Full Senyum! Gibran Sebut BLT Rp600 Ribu Khusus Ojol Cair Pekan Depan
Ilustrasi helm milik pengemudi Gojek. - REUTERS/Beawiharta
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan jika bantuan sosial khusus ojol di Solo akan mulai disalurkan pada pekan pertama Oktober 2022.

Itu artinya, driver ojol di Solo akan mulai mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu tersebut mulai minggu depan.

Seperti diketahui, BLT khusus ojol diatur oleh pemerintah daerah di wilayah masing-masing. Oleh sebab itu, proses pencarian BLT khusus ojol ini berbeda dengan BLT BBM pada umumnya.

Anggaran untuk BLT khusus ojol ini juga bersumber dari Dana Transfer Umum atau DTU.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Wali ini penyaluran BLT khusus ojol akan diberikan sekaligus alias tidak ditermin.

"Saya kejar (pelaksanaan penyaluran bansos) minggu pertama Oktober. Diberikan langsung sekaligus, tidak ditermin," ujar Gibran kepada awak media di Balai Kota, Kamis, 29 Oktober 2022.

Gibran menyebut jika Pemerintah Kota Surakarta telah mendata kelompok penerima manfaat tersebut.

Selain ojol, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan beberapa kriteria lain juga masuk ke dalam data yang akan diverifikasi Pemkot Solo.

Tercatat total ada 19.444 calon penerima bansos yang akan masuk ke dalam BLT khusus ojol dan UMKM ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Solo, Agus Santoso, mengungkapkan calon penerima dana bansos mitigasi inflasi dampak kenaikan BBM ini bukan orang yang sama dengan penerima bantuan lainnya.

"Kami sampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Solo untuk meminta kementerian membuka link-nya (data KPM penerima BSU), lalu kami sandingkan, tujuannya agar penerima tidak dobel," tutur Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blt Ojek Online

Sumber : Tempo

Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top