Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PM Albania dan Dubes Iwan Bogananta Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Banyak Sektor

Dubes Indonesia untuk Albania Iwan Bogananta dan PM Albania Edi Rama membahas sejumlah agenda penting, khususnya perdagangan, pariwisata, dan investasi.
Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria merangkap Albania dan Makedonia Utara Iwan Bogananta dengan Perdana Menteri Albania Edi Rama di kantor Perdana Menteri Albania di Tirana, Senin (26/9/2022)./istimewa
Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria merangkap Albania dan Makedonia Utara Iwan Bogananta dengan Perdana Menteri Albania Edi Rama di kantor Perdana Menteri Albania di Tirana, Senin (26/9/2022)./istimewa

Bisnis.com, Jakarta - Kerja sama Indonesia dengan negara-negara kawasan Balkan semakin meningkat usai pertemuan antara Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara Iwan Bogananta dan Perdana Menteri Albania Edi Rama pada Senin (26/9/2022).

Dalam pertemuan pertama sejak Dubes Iwan menjabat sebagai duta besar di tiga negara Balkan, keduanya membahas beberapa agenda penting, di antaranya kerja sama bilateral dua negara khususnya dari sisi perdagangan, pariwisata, dan investasi (Trade, Tourism, and Investment/TTI).

"Ada rencana penandatangan investasi di sektor renewable energy atau green energy oleh perusahaan Indonesia di Tirana, Albania," jelas Iwan dalam pertemuan di kantor PM Albania di Tirana, dikutip Selasa (27/9).

Dia menjelaskan, investasi ini adalah outbound investment oleh perusahaan Indonesia dengan tujuan membuka ruang juga peluang baru bagi pasar Indonesia di wilayah Balkan dan sebagai bentuk pengembangan ekonomi di tanah air. 

Iwan meyakini investasi tersebut mampu mendatangkan sumber daya di tanah air, baik dari material ke sumber daya manusia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Albania Edi Rama juga menyambut baik sekaligus berterimakasih atas kunjungan Dubes RI dan memberikan kepercayaan kepada Albania.

"Albania akan terus mendukung rencana kerjasama bilateral dengan Indonesia ke depan, khususnya dalam sektor  perdagangan, pariwisata, dan investasi," ungkapnya.

Bersama pertemuan tersebut, Iwan dan Edi sepakat investasi 'business to business' yang dilakukan ini bisa memberikan dampak kekuatan hubungan bilateral antara dua negara.

Seperti diketahui, Albania merupakan negara berpenduduk 2,7 juta orang dengan populasi Muslim sebesar 56 persen. Albania juga berpotensi untuk menjadikan hubungan perdagangan produk Indonesia untuk masuk ke wilayah-wilayah Balkan.

Sebelumnya, catatan perdagangan Indonesia pada 2021 ke Albania sebesar US$10 juta atau sekitar Rp150 miliar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper