Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kereta Barang dari Sei Mangkei ke Kuala Tanjung Meluncur Reguler Bulan Depan

Integrasi multimoda dengan kereta api barang antara KEK Sei Mangkei dan Pelabuhan Kuala Tanjung untuk memangkas waktu perjalanan jika menggunakan jalur darat.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 26 September 2022  |  00:25 WIB
Kereta Barang dari Sei Mangkei ke Kuala Tanjung Meluncur Reguler Bulan Depan
Kegiatan bongkar muat barang dari kereta di Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatra Utara - PT Prima Multi Terminal
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pengoperasian kereta api barang dari Pelabuhan Multiguna Kuala Tanjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei akan dimulai pada bulan depan.

Pengangkutan barang dengan kereta api dari pelabuhan ke KEK diprediksi hanya sekitar 30 menit. Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Kuala Tanjung dan KEK Sei Mangkei di Sumatra Utara, Sabtu (24/9/2022).

Budi Karya mengungkapkan bahwa akan dibangun sebanyak 10 pabrik di KEK Sei Mangkei dalam dua tahun ke depan. Strategi itu diharapkan akan semakin meningkatkan produktivitas Pelabuhan Kuala Tanjung. Oleh sebab itu, intergasi multimoda dengan kereta api barang dilakukan utamanya untuk memangkas waktu perjalanan yang lebih lama jika menggunakan jalur darat.

"Menggunakan kereta api akan lebih efisien dan cepat dibandingkan lewat jalur darat yang lebih padat. Dengan kereta api dari Kuala Tanjung ke Sei Mangkei tidak lebih dari 30 menit," jelasnya, dikutip dari siaran pers.

Selain itu, Budi Karya mengungkap Menteri Investasi akan mengundang sejumlah stakeholder untuk menyampaikan rencana kerja Pelabuhan Kuala Tanjung dan KEK Sei Mangkei pada 2023 dengan capaian produktivitas yang meningkat.

Diharapkan kapasitas kegiatan di KEK Sei Mangkei terus meningkat dari saat ini 23 persen menjadi 50 persen pada 2024.

"Sumut adalah daerah yang memiliki banyak potensi, terutama CPO dan Kelapa Sawit. Saya dengar Inalum juga akan melakukan investasi di sini. Dengan sinergi Pelindo dan Inalum ini diharapkan dapat semakin menggeliatkan produktivitas Pelabuhan Kuala Tanjung," terangnya.

Ke depan, Pelabuhan Kuala Tanjung juga akan terus dikembangkan. Saat ini, Tahap I Pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung yakni Kuala Tanjung Multipurpose Terminal telah beroperasi.

Kepada Tim Jelajah Pelabuhan Bisnis Indonesia 2022, pengelola Kuala Tanjung Multipurpose Terminal yakni PT Prima Multi Terminal mengatakan bahwa pengoperasian kereta barang dari KEK Sei Mangkei ke pelabuhan masih dalam tahap uji coba.

Direktur Operasi PT Prima Multi Terminal Benny Panjaitan menjelaskan bahwa saat sudah beroperasi secara reguler, kereta barang bisa mengangkut curah maupun kargo dari Sei Mangkei minimal selama tiga hari sepekan.

Berdasarkan data milik Prima Multi Terminal, setidaknya ada tiga perusahaan di KEK Sei Mangkei yang akan bisa menggunakan layanan kereta api barang tersebut. Misalnya, PT Industri Nabati Lestari bisa mengangkut komoditas minyak goreng ke Kuala Tanjung dengan volume 1.500 ton per hari.

Kemudian, PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) untuk semifinished product (minyak goreng, sabun, kosmetik) ke Kuala Tanjung dan Belawan sebesar 36 x 20 TEUs, maupun 18 x 40 TEUs.

"Cita-cita itu sehari tiga trip kalau mampu. Sama satu GD [gerbong datar] bisa dua kontainer kecil. Sekarang baru mampu satu trip sehari untuk 18 GD, berarti TEUs nya 36," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menhub pelabuhan kuala tanjung sei mangkei kereta api
Editor : M. Nurhadi Pratomo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top