Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ekonom Celios: Bansos dan UMR Harus Naik jika Harga BBM Naik

Ekonom Celios menilai anggaran bantuan sosial (bansos) dan upah minimum regional (UMR) harus naik jika harga BBM naik.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  15:09 WIB
Ekonom Celios: Bansos dan UMR Harus Naik jika Harga BBM Naik
Seorang warga di Jawa Barat menerima bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan oleh pemerintah selama pandemi Covid-19 - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Center of Economic and Law Studies atau Celios menilai bahwa pemerintah harus menaikkan anggaran bantuan sosial (bansos) dan upah minimum regional (UMR) jika terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Ekonom dan Direktur Celios Bhima Yudhistira menilai bahwa kenaikan harga BBM bukan hanya berdampak langsung terhadap masyarakat miskin, tetapi juga kelas menengah yang rentan serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Biaya transportasi dan logistik akan sangat terpengaruh oleh kenaikan harga BBM bersubsidi. Biaya produksi UMKM kemudian akan meningkat, padahal menurut Bhima sektor itu belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi Covid-19.

"Maka, kalau harga BBM naik ya pemerintah harus menaikkan bantuan sosial [bansos]. Dan itu bukan cuma bantuan langsung tunai [BLT] untuk orang miskin, tetapi juga permodalan kepada pelaku usaha UMKM yang terdampak," ujar Bhima kepada Bisnis, Kamis (26/8/2022).

Dia pun menilai bahwa pemerintah harus menaikkan upah minimum sejalan dengan inflasi yang melonjak. Naiknya harga BBM akan mendorong inflasi inti, yang kemudian akan meningkatkan inflasi secara keseluruhan.

Menurut Bhima, upah minimum merupakan jaring pengaman sosial yang sangat krusial dan bukan hanya saat krisis.

Oleh karena itu, dalam kondisi saat ini perlu adanya peningkatan upah minimum regional (UMR), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Upah minimum itu kan jaring pengaman sosial, jadi kalau inflasinya naik sampai 7 persen maka upah minimum harus disesuaikan, minimal setara dengan inflasi,” kata Bhima.

Stimulus-stimulus kepada masyarakat selama masa pandemi pun menurutnya harus tetap dipertahankan, seperti bantuan subsidi upah. Hal tersebut mengingat dampak kenaikan harga BBM yang sangat luas dan multi sektoral.

“Kalau hanya membantu masyarakat miskin, yang terdampak langsung, maka pemulihan ekonominya akan terganggu, karena [kenaikan BBM] yang terdampak bukan hanya orang miskin,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos umr Harga BBM
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top