Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konflik China vs Taiwan Bakal Hantui Ekonomi Indonesia, Jika....

Konflik China-Taiwan bisa berdampak pada ekonomi Indonesia. Bahkan, lebih besar dari perang Rusia vs Ukraina.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  17:06 WIB
Konflik China vs Taiwan Bakal Hantui Ekonomi Indonesia, Jika....
Pelabuhan Keelung di Keelung, Taiwan, pada Kamis (4/8/2022). Militer China menembakkan rudal ke laut saat memulai tiga hari latihan militer tembakan langsung di sekitar pulau sebagai tanggapan atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi - Bloomberg/Lam Yik Fei
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Ekonom INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) Eko Listiyanto menyampaikan konflik China vs Taiwan bakal berdampak pada perekonomian Indonesia, bahkan dampaknya lebih besar dari perang Rusia vs Ukraina.

Namun, dia mengatakan dampak tersebut hanya bisa terasa apabila konflik China vs Taiwan berlanjut ke level perang, seperti perang Rusia vs Ukraina. 

"[Dampak konflik China vs Taiwan besar] Ini karena China merupakan mitra dagang utama Indonesia," kata Eko kepada Bisnis, Senin (8/8/2022).

Sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, dia menuturkan jika ketegangan China vs Taiwan ini tidak mereda tentu akan membuat ekonomi kawasan secara umum dapat terganggu. Imbasnya, kinerja perdagangan yang menurun.

Jika berbicara hubungan antara Indonesia -Taiwan, hubungan dagang Indonesia - Taiwan memang jauh lebih kecil dibanding Indonesia - China. Namun, dia mengatakan produksi komponen elektronik berteknologi tinggi di pasar global sebagian besar dibuat di Taiwan.

Konflik tersebut, lanjut Eko, memicu kelangkaan chip dan mengganggu rantai pasokan global (global supply chain). Ujungnya, kata dia, industri elektronik dan teknologi informasi dan komunikasi dapat menurun karena harga komponen yang melonjak.

Oleh karena itu, dia khawatir jika ketegangan antara China dan Taiwan kemudian berlanjut ke tahap perang seperti konflik Ukraina dan Rusia, maka dapat memberikan dampak besar terhadap perekonomian Indonesia.

"Ekspor terbesar ketiga dari produk non migas Indonesia adalah alat elektronik, industri ini bisa terkena dampak langsung," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kunjungan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan minggu lalu telah memicu kemarahan pemerintah negeri Tirai Bambu. China lantas membalas perbuatan Taiwan dan AS dengan menggelar latihan militer yang disertai dengan uji coba rudal balistik di atas wilayah Taiwan.

Kementerian Pertahanan Wu Qian menyebutkan, situasi tersebut sepenuhnya merupakan provokasi dari AS.

"Pihak AS harus memikul tanggung jawab penuh dan konsekuensi serius untuk ini," katanya mengutip Bisnis, Senin (8/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

China vs Taiwan indef Perang Rusia Ukraina
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top