Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gara-Gara Hal Ini, Taiwan Lebih Bergantung pada China Dibandingkan AS

Taiwan mengekspor barang senilai US$188,91 miliar ke China daratan dan Hong Kong pada tahun 2021.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 06 Agustus 2022  |  15:24 WIB
Gara-Gara Hal Ini, Taiwan Lebih Bergantung pada China Dibandingkan AS
China meluncurkan rudal balistik yang ditujukan ke wilayah Taiwan akibat kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipei pada Selasa (2/8 - 2022).?Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Terjebak di dalam panasnya masalah geopolitik, Taiwan ternyata lebih bergantung pada China dalam bidang perdagangan daripada AS.

Taiwan saat ini tengah berada di bawah tekanan militer dan ekonomi dari Beijing, setelah negara yang memiliki pemerintahan sendiri secara demokratis itu mengizinkan kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi untuk menginjakkan kaki di Taiwan dalam 25 tahun.

Kunjungan itu dilakukan meskipun ada peringatan dari China, yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan mempertahankan pulau itu seharusnya tidak memiliki hak untuk melakukan hubungan luar negeri. AS sendiri mengakui Beijing sebagai satu-satunya pemerintah resmi China, sambil mempertahankan hubungan tidak resmi dengan Taiwan.

Di tengah panasnya konflik ini, ternyata hubungan bisnis dan ekonomi Taiwan dengan China daratan dan Hong Kong telah tumbuh begitu besar sehingga kawasan itu sejauh ini merupakan mitra dagang terbesar pulau itu.

Banyak perusahaan besar Taiwan di industri teknologi tinggi seperti pembuat chip terbesar di dunia — Taiwan Semiconductor Manufacturing Co., atau TSMC. — mengoperasikan pabrik di daratan China.

Tahun lalu, China daratan dan Hong Kong menyumbang 42 persen dari ekspor Taiwan, sementara AS memiliki pangsa 15 persen, menurut data resmi Taiwan yang diakses melalui Wind Information.

Secara keseluruhan, Taiwan mengekspor barang senilai US$188,91 miliar ke China daratan dan Hong Kong pada tahun 2021. Lebih dari setengahnya adalah suku cadang elektronik, diikuti oleh peralatan optik, menurut Kementerian Keuangan Taiwan.

Dilansir CNBC Internasional, ekspor Taiwan ke Asia Tenggara bahkan lebih besar daripada ekspor ke AS dengan nilai US$70,25 miliar, dibandingkan US$65,7 miliar ke AS.

Sebagai sumber impor Taiwan, China daratan dan Hong Kong kembali menduduki peringkat pertama dengan pangsa 22 persen. AS hanya memiliki pangsa 10 persen, peringkat di belakang Jepang, Eropa dan Asia Tenggara.

Dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan telah membeli lebih banyak produk dari China daratan, dan sebaliknya. Selama lima tahun terakhir, impor Taiwan dari China daratan telah melonjak sekitar 87 persen dibandingkan pertumbuhan impor dari AS sebesar 44 persen.

Ekspor Taiwan ke China daratan tumbuh sebesar 71 persen antara tahun 2016 dan 2021. Namun, ekspor ke AS hampir dua kali lipat, tumbuh sebesar 97 persen. Pembelian barang-barang Taiwan teratas AS termasuk mesin listrik, kendaraan, plastik dan produk besi dan baja, menurut data pemerintah AS.

Banyak perusahaan yang berbasis di Taiwan — seperti pemasok Apple Foxconn — mengoperasikan pabrik di daratan China. Pada tahun 2021, bisnis Taiwan menerima US$200,1 miliar pesanan ekspor AS, menurut Layanan Penelitian Kongres AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china taiwan amerika serikat perdagangan
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top