Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Central Group Bidik Marketing Sales Rp3 Triliun Sepanjang 2022

Pengembang tengah mempersiapkan pemasaran 5 proyek Serenity Central lainya yaitu BeachSide, ForestHills, Valley Cove, The Peak, dan The Bay.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 05 Agustus 2022  |  11:34 WIB
Central Group Bidik Marketing Sales Rp3 Triliun Sepanjang 2022
Central Group melakukan nota kesepakatan atauMemorandum of Understanding(MoU)bersama perbankan, agen properti, Travelio, dan Qlue pada Rabu (3/8 - 2022).

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang properti asal Batam, Central Group, optimistis dengan kondisi sektor properti di paruh kedua tahun ini.

Chief Executive Officer Central Group Princip Muljadi mengatakan perusahaan meyakini akan mampu mencapai berbagai target strategis lantaran melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk yang diluncurkan.

Menurutnya, di sepanjang paruh pertama tahun ini, sektor properti telah mengalami pemulihan. Kondisi ini terlihat dari banyaknya peluncuran proyek hunian di Kota Batam.

Namun demikian, memang tak dipungkiri, tantangan sektor properti sangat besar yakni inflasi dan harga bahan material yang naik signifikan.

“Untuk itu kami menyikapi segala kemungkinannya dengan hati-hati. Apalagi menekan harga properti dengan menjual harga termurah bukan lagi jadi andalan, melainkan fokus pada strategi memberikan nilai tambah terhadap proyek agar punya perbedaan dramatis sehingga membuat kami lebih baik dibandingkan kiri-kanan kami,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (5/8/2022).

Saat ini, peminat properti di kota Batam tak hanya diminati oleh masyarakat lokal tetapi juga di luar Batam.

Oleh karenanya, guna membidik market investor khusus, perusahaan telah venture keluar Batam dengan membuka kantor pemasaran dan sales representatif di Jakarta.

Hal itu diklaim sebagai bentuk persiapan dalam mengembangkan proyek di Jabodetabek.

“Kami melihat project yang kami kembangkan ternyata sangat diminati bahkan sampai dari luar Batam, sehingga manajemen memutuskan untuk masuk ke pasar Jakarta dimana sesuai dengan target kami untuk menjadi top developer nasional,” katanya. 

Adapun Princip optimistis dapat meraih omset di atas 50 persen dengan nilai Rp1 triliun di akhir tahun 2022.

Bahkan, diharapkan marketing sales di tahun ini dapat mencapai Rp3 triliun. Keoptimisan tersebut berasal dari 10 proyek baru yang rencananya siap diluncurkan di depan.

Demi mengejar target marketing sales sebesar itu, Central Group terus melakukan beragam upaya salah satunya menggencarkan penjualan masterpiece project villa dan resort bertajuk Serenity Central yang mengusung konsep escape to nature. 

Pengembang tengah mempersiapkan pemasaran 5 proyek Serenity Central lainya yaitu BeachSide, ForestHills, Valley Cove, The Peak, dan The Bay.

Tidak hanya itu, proyek kolaborasi dan afiliasi dengan Alam Sutera yakni ritel dan pusat kuliner komersial yang dibangun di Central Hills Batam pun akan segera dipasarkan.

Salah satu yang dilakukan Central Group yakni dengan melakukan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama perbankan, agen properti, Travelio, dan Qlue pada Rabu (3/8/2022).

Adapun kalangan perbankan itu yakni digandeng meliputi BTN Syariah, Mandiri, BNI, CIMB Niaga, dan OCBC NISP. Sementara agen properti yang diajak kerjasama oleh Central Group diantaranya Allien, MRI, TDW Resource, dan CRA Squad.

Central Group hingga saat ini telah menjalin kerja sama dengan 10 perbankan guna menghadirkan kemudahan dan memberikan added value bagi konsumen.

Sementara jalinan kerja sama dengan mitra lainnya yakni Travelio dan Qlue adalah untuk penyediaan fasilitas pelengkap terbaik dalam kawasan serta meningkatkan nilai investasi dari seluruh produk properti Central Group.

Travelio dalam hal ini akan memberikan pelayanan servis residential mulai dari manajemen properti sampai dengan memasarkan dan mengelola properti yang dimiliki konsumen.

Lalu Qlue yang merupakan aplikasi penyedia ekosistem smart city terlengkap dengan fitur digital central connect akan memudahkan penghuni melalui sistem teknologi pintar yakni smart home, smart cluster dan smart community.

“Penandatanganan MoU ini kami lakukan untuk melaksanakan kerjasama di berbagai bidang esensial, mulai dari program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berikut promo dan fasilitas pendanaannya, management service, agent property, hingga konsultan project development,” ucap Princip. 

Kerja sama ini juga demi mencapai akselerasi terhadap pemasaran sekaligus branding produk-produk hunian yang dirilis Central Group.

 “Agar penjualan proyek kami menjadi lebih ekspansif dengan jangkauan target market yang lebih besar hingga investor di seluruh Indonesia, maka kami bekerja sama dengan certified agency diantaranya CRA Squad dan Allien, serta rekan-rekan dari TDW Group seperti TDW Property dan MRI. Melalui kompetensi para agen properti yang kami gandeng, kami berharap dapat semakin memaksimalkan penjualan dari sejumlah proyek yang kami kembangkan,” terangnya. 

Sepanjang perjalanannya di industri properti, Central Group telah berkiprah sejak 1989 mengembangkan 3.889 rumah impian bagi masyarakat di Batam.

Adapun proyek yang telah dikembangkan Serenity Central – Hillside, Central Batu Aji, The Icon Central, Central Laguna Hills, Central Raya Batu Aji, Central Hills, Central Raya Tiban, dan Central Raya Tanjung Uncang di total lahan seluas 253,3 hektare

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti
Editor : Yanita Petriella

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top