Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Ditarget Akhir Juli 2022, ESDM Tunda Uji Coba B35 dan B40

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan penerapan program B35 bakal ditunda.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 20 Juli 2022  |  16:39 WIB
Sempat Ditarget Akhir Juli 2022, ESDM Tunda Uji Coba B35 dan B40
Petugas mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). Uji jalan kendaraan berbahan bakar campuran biodiesel 30 persen pada bahan bakar solar atau B30 dengan menempuh jarak 40.000 dan 50.000 kilometer tersebut bertujuan untuk mempromosikan kepada masyarakat bahwa penggunaan bahan bakar itu tidak akan meyebabkan performa dan akselerasi kendaraan turun. - Antara / Aprillio Akb
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menunda penerapan program B35 yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan ini.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana mengatakan kementeriannya masih perlu untuk berdiskusi intensif dengan Kementerian Perindustrian dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

“Karena masih diskusi sama Kementerian Perindustrian kan dari sana tuh yang otomatis kendaraan komunikasi dengan Gaikindo,” kata Dadan saat ditemui di Kementerian ESDM, Rabu (20/7/2022).

Dadan menambahkan kementeriannya tengah memastikan aspek keteknikan dari bahan bakar bauran nabati itu sebelum diuji di tengah masyarakat.

“Pengujian lagi dikerjakan,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian ESDM menambah alokasi pengadaan Biodiesel mencapai 10,8 juta kiloliter (KL) atau naik 6,4 persen dari kuota awal yang ditetapkan sebesar 10,15 juta KL pada tahun ini.

Langkah itu dilakukan seiring dengan rencana uji coba program bauran Biodiesel dan bahan bakar (BBM) jenis Solar sebanyak 35 persen dan 40 persen (B35 & B40) yang akan dilakukan secara paralel pada akhir bulan ini.

Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Edi Wibowo mengatakan kementeriannya tengah melakukan pematangan spesifikasi untuk uji coba B35 dan B40 untuk mengejar rencana uji coba pada akhir bulan ini.

Selain itu, Kementerian ESDM juga tengah menggodok sejumlah paket aturan setingkat menteri untuk mempermudah peralihan penggunaan program mandatori bauran Biodiesel dan Solar tersebut ke depan.

“Untuk kesiapan bahan baku biodiesel sangat cukup sebesar 17,14 juta KL, mudah-mudahan program ini bisa berjalan,” kata Edi dalam acara Energy Corner, Senin (11/7/2022).

Selepas percepatan uji coba B35 dan B40 itu, Edi mengatakan kementeriannya bakal mengkaji kembali ihwal potensi pelaksanaan program mandatori bauran Biodiesel 40 persen dan Solar 60 persen pada Desember 2022.

“Kami berharap secepatnya bisa dapat hasilnya di akhir 2022 setelah uji coba sudah dapat kalau bagus bisa diterapkan secara nasional, nanti kita tunggu dari pimpinan,” tuturnya.

Berdasarkan data milik Kementerian ESDM, realisasi serapan dari program B30 sudah mencapai 4,9 juta KL atau sebesar 49 persen dari target yang dipatok pada rencana kerja awal di posisi 10,15 juta KL. Artinya, menurut dia, realisasi serapan program B30 masih sesuai dengan peta jalan yang ditetapkan pemerintah pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Biodiesel kementerian esdm Mandatori Biodiesel otomotif bahan bakar nabati
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top