Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Anak Usaha Krakatau Steel Pasok Air Industri Smelter di NTB

Proyek instalasi pengolahan air desalinasi dan air demineralisasi ini nantinya akan menyuplai PT Amman Mineral Industri air desalinasi sebanyak 266 meter kubik per jam dan air demineralisasi sebanyak 55 meter kubik per jam.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  23:59 WIB
Anak Usaha Krakatau Steel Pasok Air Industri Smelter di NTB
PT Krakatau Tirta Industri groundbreaking pembangunan proyek instalasi pengolahan air desalinasi dan air demineralisasi yang akan menyuplai PT Amman Mineral Industri di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Krakatau Tirta Industri, anak usaha PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), mulai membangun proyek instalasi pengolahan air desalinasi dan air demineralisasi di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. 

Direktur Utama PT Krakatau Tirta Industri (KTI) Alugoro Mulyowahyudi mengatakan proyek instalasi pengolahan air desalinasi dan air demineralisasi ini nantinya akan menyuplai PT Amman Mineral Industri air desalinasi sebanyak 266 meter kubik per jam dan air demineralisasi sebanyak 55 meter kubik per jam.

KTI bekerjasama dengan PT Padi Hijau Buana sebagai kontraktor EPC yang akan melaksanakan pembangunan konstruksi Proyek instalasi pengolahan air desalinasi dan air demineralisasi Sumbawa.

“Kami yakin berdasarkan pengalaman yang kami miliki, proyek ini akan dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Hal-hal yang menjadi aspirasi dan harapan dari PT Amman Mineral Industri senantiasa kami perhatikan dalam proses penyelesaian proyek ini. Tidak kalah penting, Proyek ini akan menjadi portofolio tambahan atas kemampuan bisnis KTI di bidang penyediaan air industri,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (18/7/2022).

KTI telah ditunjuk oleh PT Amman Mineral Industri untuk menjadi penyedia air desalinasi dan air demineralisasi. Keduanya dibutuhkan dalam rangka penyediaan air baku untuk operasional fasilitas smelter. Kerja sama tersebut dilakukan dengan skema bangun milik guna (build, own, and operate/BOO)

Presiden Direktur PT Amman Mineral Industri Rachmat Makkasau menyatakan dimulainya proyek instalasi pengolahan air desalinasi dan air demineralisasi ini menggambarkan komitmen nyata dari PT Amman Mineral Industri dalam melanjutkan pembangunan proyek smelter yang sesuai diamanatkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Proyek ini merupakan salah satu fasilitas pendukung yang sangat penting perannya bagi proses operasional fasilitas smelter. Mobilisasi kontraktor, alat berat, dan tenaga kerja akan terus dilakukan mulai bulan Juli ini. Kami berharap KTI dapat menjalankan proses konstruksi dengan terus mengikuti peraturan yang berlaku, baik di level pusat maupun daerah,” tuturnya.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim mengapresiasi kerjasama antara KTI dan PT Amman Mineral Industri. Kerja sama ini juga seiring dengan membaiknya kinerja KRAS yang sudah berhasil mencetak laba selama 2 tahun berturut-turut.

“Saya berharap agar semua anak usaha KRAS aktif melakukan ekpansi bisnis ke seluruh Indonesia,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smelter air bersih
Editor : Yanita Petriella
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top