Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Gandeng Jepang Olah Limbah Sawit Jadi Kertas

Indonesia menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk mengembangkan mesin pemanfaatan limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi kertas kemasan.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 15 Juli 2022  |  14:16 WIB
Indonesia Gandeng Jepang Olah Limbah Sawit Jadi Kertas
Pekerja mengumpulkan buah kelapa sawit di salah satu tempat pengepul kelapa sawit di Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (26/4/2022). Antara - Makna Zaezar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) dan konsorsium PIC Co.,Ltd - TAIZEN Co.,Ltd. untuk pengembangan mesin pemanfaatan limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi kertas kemasan.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi mengatakan pemanfaatan TKKS menjadi pulp mekanis dilakukan karena memiliki biaya produksi yang lebih rendah

"Serta dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan dengan penggunaan bahan kimia yang minimum," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (15/7/2022).

Doddy menjelaskan dengan teknologi yang digunakan, yakni mesin masher dan E. Gimmick, rendemen pulp yang dihasilkan sekitar 70 persen lebih tinggi dibandingkan rendemen pulp kimia.

Mesin tersebut menggunakan mekanisme kneading untuk menghasilkan panas dari pergerakan mekanis dan gesekan antarserat TKKS dalam mesin dengan kapasitas mesin ini adalah 100 kg/jam

Pilot plant mesin tersebut dapat dimanfaatkan, baik secara langsung maupun dengan reverse engineering, untuk menghasilkan mesin berskala produksi massal.

“Dari sisi teknoekonomi, mesin masher dan gimmick dapat meningkatkan nilai tambah dari tandan kosong sawit menjadi pulp dengan perkiraan harga jual sekitar US$250/ton," ujarnya.

Nilai jual pulp tersebut diperkirakan mencapai payback period sekitar 8,2 tahun dengan kapasitas 50 ton pulp kering/hari. Waktu payback period tersebut akan lebih singkat bila tandan kosong sawit tidak dikenai biaya karena dianggap sebagai limbah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelapa sawit limbah jica kemenperin
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top