Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hati-Hati Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Kenali Cirinya

Aplikasi MyPertamina yang resmi hanya bisa diunduh dan install dari Google Play Store dan App Store. Selain dari itu, akun tersebut memastikan kalau aplikasi tersebut tidak resmi.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 01 Juli 2022  |  10:19 WIB
Hati-Hati Beredar Aplikasi MyPertamina Palsu, Kenali Cirinya
Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu (29/6/2022). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga memberikan peringatan kepada para penggunanya untuk berhati-hati dengan aplikasi tidak resmi MyPertamina.

Lewat akun instagram resminya @MyPertamina menjelaskan aplikasi MyPertamina yang resmi hanya bisa diunduh Google Play Store dan App Store.

“Sob, ada hal penting yang harus kamu ketahui nih, kalau saat ini beredar aplikasi tidak resmi MyPertamina,” ujar caption [email protected], dikutip Jumat (1/7/2022).

Akun resmi tersebut juga menjelaskan bahwa aplikasi MyPertamina yang resmi hanya bisa diunduh dan install dari Google Play Store dan App Store. Selain dari itu, akun tersebut memastikan kalau aplikasi tersebut tidak resmi.

“Jangan sampai salah ya sob!,” tekan MyPertamina.

Anak usaha pertamina tersebut juga mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir apabila tidak memiliki aplikasi MyPertamina ketika ingin membeli Pertalite atau Solar Subsidi.

Pasalnya, pendaftaran untuk membeli Pertalite dan Solar subsidi bisa dilakukan semua di situs web MyPertamina. Pertamina Patra Niaga menyiapkan situs MyPertamina yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menjelaskan yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar pada situs MyPertamina.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menjelaskan yang terpenting adalah memastikan menjadi pengguna terdaftar pada situs MyPertamina.

Masyarakat dapat mengakses website subsiditepat.mypertamina.id dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan antara lain KTP, STNK kendaraan, foto kendaraan, alamat email, dan dokumen lain sebagai pendukung. Jika seluruh syarat telah dipenuhi, masyarakat untuk melakukan konfirmasi ‘daftar sekarang’.

Pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan. Pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar. Menurutnya, jika seluruh data sudah cocok maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top