Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disiapkan untuk Ajang G20, Revitalisasi Taman Mini Rampung Bulan Depan

Proses revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ditargetkan rampung pada Juli. Pemugaran itu menelan anggaran sekitar Rp891 miliar.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  19:26 WIB
Disiapkan untuk Ajang G20, Revitalisasi Taman Mini Rampung Bulan Depan
Gedung Graha Wisata TMII di lingkungan TMII, Cipayung, Jakarta Timur./Antara - HO/Humas Graha Wisata TMII

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyelesaian sejumlah infrastruktur pendukung untuk gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dalam waktu dekat, termasuk pemugaran Taman Mini Indonesia Indah. 

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan penyelesaian proyek infrastruktur tersebut harus rampung paling lambat pada Agustus. Dia memaparkan untuk proses revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ditargetkan rampung pada Juli.

“Untuk Taman Mini alokasi Rp891 miliar progres rata-rata keuangan 41,8 persen, fisik 59,17 persen semuanya harus selesai juli 2022,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V, Selasa (28/6/2022).

Lebih lanjut, untuk persiapan Bandara VVIP di Ngurah Rai yang menelan biaya Rp52 miliar telah mencapai progres fisik 53,97 persen.

Sementara itu, untuk penataan Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai telah mencapai progress fisik 50,55 persen dan juga ditargetkan rampung pada bulan depan.

“Untuk Mandalika kami juga sudah menyelesaikan 70,15 persen fisiknya. Kemudian yang di Rinca kami baru selesai 19,31 persen dan kami harapkan kami upayakan agustus 2022 selesai,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur g20 tmii Kementerian PUPR
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top