Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Kabar Bantuan Subsidi Upah 2022? Ini Progresnya

Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang semula direncanakan akan hadir di April 2022, hingga Juni tahun ini masih belum ada kabar.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  16:15 WIB
Apa Kabar Bantuan Subsidi Upah 2022? Ini Progresnya
Sub Koordinator Bidang Kepesertaan Jaminan Sosial Penerima Upah Kementerian Ketenagakerjaan Nindya Putri. - Annasa Rizki Amalina

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan masih terus mengkaji regulasi terkait penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja penerima upah tahun ini.

Pada awal April 2022, Presiden Jokowi melalui Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan akan menyalurkan BSU sebesar Rp1 juta bagi 8,8 juta pekerja. Tetapi hingga tiga bulan berlalu, belum ada kepastian terkait penyaluran bantuan tersebut.

Sub Koordinator Bidang Kepesertaan Jaminan Sosial Penerima Upah Kementerian Ketenagakerjaan Nindya Putri menegaskan BSU akan hadir lagi di tahun ini tetapi masih terkendala regulasi.

“Masih disusun regulasinya, untuk 2022 insyaallah ada, karena itu sudah ada perintah dari Presiden, sekarang tinggal proses regulasi dan administrasinya, karena memang gak mudah,” ungkapnya saat ditemui di Hotel Grand Sheraton, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Nindya mengatakan perlu proses panjang dalam pembentukan regulasi yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait seperti BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Keuangan.

Terkait anggaran, Nindya menyampaikan bahwa hingga saat ini pun anggaran masih dalam proses pengajuan kepada Kementerian Keuangan.

“Pembentukan regulasi nggak mudah, ada verifikasi data, ada pembuatan regulasi, Permen, Kepdirjen dan semacamnya, dari Kemenkeu kan juga harus transfer dana. Kami masih mengajukan anggarannya, jadi belum masuk ke Kemenaker,” lanjutnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menegaskan peruntukkan BSU bagi pekerja formal, yakni penerima upah. Bagi pekerja di luar kategori tersebut, lanjutnya, akan mendapatkan bantuan menggunakan skema lain seperti BLT.

“Namanya BSU, artinya upah yang masuk kategori formal, pekerja informal skema bantuannya menggunakan yang lain, seperti bantuan untuk usaha mikro, Kartu Prakerja, dan yang lain,” katanya, Kamis (7/4/2022). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jaminan sosial bpjs ketenagakerjaan Kemenaker Subsidi Upah
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top