Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Minyak Dunia Naik Agresif US$123,37 per Barel, Target Lifting Migas 2023 Malah Dipatok Konservatif

Outlook lifting Migas ditekan pada kisaran 1.710 ribu hingga 1.830 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD). Proyeksi itu naik tipis dari target lifting Migas yang ditetapkan pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2022 di angka 1.739 ribu BOEPD.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 14 Juni 2022  |  18:25 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Agresif US$123,37 per Barel, Target Lifting Migas 2023 Malah Dipatok Konservatif
Blok Mahakam - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Anggaran atau Banggar DPR RI sepakat untuk mematok konservatif outlook produksi terangkut atau lifting minyak dan gas (Migas) pada asumsi dasar ekonomi makro 2023. Kendati demikian, asumsi minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) tetap dikerek tajam di kisaran US$90 per barel hingga US$110 per barel pada tahun depan.

Adapun, outlook lifting Migas ditekan pada kisaran 1.710 ribu hingga 1.830 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD). Proyeksi itu naik tipis dari target lifting Migas yang ditetapkan pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2022 di angka 1.739 ribu BOEPD.

Proyeksi itu berasal dari outlook lifting minyak yang ditekan rendah pada kisaran 660.000 hingga 680.000 barel per hari atau lebih rendah dari target 703.000 barel per hari pada anggaran pendapatan dan belanja nasional atau APBN 2022.

Di sisi lain, tren lifting gas tetap dipatok optimis di angka 1.050 ribu barel setara minyak per hari. Outlook itu relatif tinggi jika dibandingkan pada target pada APBN 2022 sebesar 1.036 ribu barel setara minyak per hari.

“Kami akan bacakan kesimpulan rapat kawan-kawan di komisi VII dan memang menjadi tradisi kita bersama apa yang diputuskan oleh Komisi XI dan VII akan kita terima,” kata Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah saat Rapat Panja Banggar DPR RI, Selasa (14/6/2022).

Sebelumnya, Komisi VII bersama dengan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan jajarannya melakukan rapat kerja tertutup terkait dengan pembahasan asumsi dasar sektor ESDM pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2023. Rapat kerja yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu belakangan rampung pada pukul 13.00 WIB.

Belakangan dengan asumsi makro di sektor Migas itu, Komisi VII lewat rapat bersama dengan Arifin sepakat cost recovery berada di angka US$8,5 miliar hingga US$9 miliar.

“Dari komisi VII ini hebatnya belum ada nota keuangan yang disampaikan presiden dia lebih dahulu sampaikan ke saya,” tuturnya.

Adapun outlook pada sektor hulu Migas itu ditopang dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap US$ di posisi Rp14.300 hingga Rp14.800. Sementara asumsi pertumbuhan ekonomi saat itu diproyeksikan berada di level 4,3 hingga 5,9 dengan tingkat inflasi berada pada rentang 2 hingga 4 persen.

Di sisi lain, data Bloomberg hingga Selasa (14/6/2022) 17.59 WIB menunjukkan harga minyak mentah Brent berada di angka US$123.37 per barel untuk pengiriman Agustus 2022. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sudah diperdagangkan dengan nilai mencapai US$121.87 per barel untuk kontrak Juli 2022.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meminta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk merealisasikan komitmen kerja serta melakukan sejumlah upaya peningkatan produksi di tengah momentum tingginya harga minyak dan gas (Migas) mentah dunia tahun ini.

“Kondisi harga minyak dan gas dunia saat ini seharusnya dapat dimanfaatkan oleh KKKS untuk melakukan aktivitas yang berdampak langsung pada produksi, terlebih pemerintah telah menunjukkan komitmennya untuk membuat iklim industri hulu migas yang lebih atraktif dengan berbagai kemudahan perizinan dan insentif,” kata Dwi melalui siaran pers, Jumat (10/6/2022).

Dwi menambahkan tingginya pelaksanaan kegiatan hulu migas telah ditunjukkan pada program tahun 2022, khususnya pengeboran sumur pengembangan yang dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan produksi migas nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top