Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perang Rusia vs Ukraina, Ekonomi Eropa Masih Tumbuh Positif

Ekonomi di kawasan Eropa masih tumbuh positif pada awal 2022 meskipun terjadi perang Rusia vs Ukraina.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 09 Juni 2022  |  14:21 WIB
Perang Rusia vs Ukraina, Ekonomi Eropa Masih Tumbuh Positif
Lambang Uni Eropa terpampang di depan gedung Parlemen Eropa di Brussels, Belgia. Pertumbuhan ekonomi Eropa tetap positif, meski ada perang Rusia vs Ukraina - Bloomberg/Geert Vanden Wijngaert
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa atau Euro melebihi ekspektasi pada awal 2022, meskipun ada tekanan pada permintaan konsumen dan dampak perang Rusia vs Ukraina.

Dilansir Bloomberg Rabu (8/6/2022), data Komisi Eropa, Eurostat menunjukkan tingkat output naik 0,6 persen pada kuartal I/2022 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Namun, seiring dengan ketenagakerjaan naik 0,6 persen, konsumsi turun 0,7 persen di tengah lockdown.

Pada awal tahun 2022, blok Euro yang beranggotakan 19 negara ini menghadapi situasi yang kontradiktif karena pelonggaran pembatasan Covid-19 terjadi bersamaan dengan perang Rusia di Ukraina.

Kendati rumah tangga dan kalangan bisnis menderita karena lonjakan harga, sektor jasa mulai melihat adanya permintaan yang kuat dan pariwisata bersiap untuk musim panas yang melimpah.

European Central Bank (ECB) memulai langkah berani untuk mencabut stimulus dengan kenaikan suku bunga pada Juli, pertama kalinya dalam satu dekade terakhir. ECB akan merilis proyeksi ekonominya pada Kamis seiring dengan pertemuan Dewan Pengurus ECB selama 2 hari yang akan menentukan langkah selanjutnya.

Sementara itu, Bank Dunia (World Bank) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global bakal terjun bebas pada 2022. Bank Dunia juga mengingatkan dampak stagflasi terhadap perekonomian dunia.

Dalam laporan Prospek Ekonomi Global terbaru, Bank Dunia mengatakan pertumbuhan ekonomi global sudah melemah dan terpapar inflasi yang berlarut-larut akibat perang Rusia vs Ukraina. Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan terjun bebas dari 5,7 persen pada 2021 menjadi 2,9 persen pada 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa pertumbuhan ekonomi global Perang Rusia Ukraina
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top