Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Dunia Beri Bantuan Pinjaman Rp3,2 Triliun ke RI Untuk Buat Transportasi Massal Darat

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut pinjaman tersebut ditujukan untuk pengadaan unit kendaraan, operasional, pool, infrastruktur jalan, termasuk pedestrian pendukung moda angkutan massal darat di Medan, Sumatra Utara dan Bandung, Jawa Barat.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 31 Mei 2022  |  16:12 WIB
Bank Dunia Beri Bantuan Pinjaman Rp3,2 Triliun ke RI Untuk Buat Transportasi Massal Darat
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) bersama (Mantan) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan keterangan terkait penurunan harga tiket pesawat, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia mendapatkan bantuan pinjaman sebesar ekuivalen Rp3,2 triliun dari Bank Dunia atau World Bank untuk penyediaan sarana dan prasarana transportasi massal darat.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut pinjaman tersebut ditujukan untuk pengadaan unit kendaraan, operasional, pool, infrastruktur jalan, termasuk pedestrian pendukung moda angkutan massal darat di Medan, Sumatera Utara dan Bandung, Jawa Barat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan pinjaman dari Bank Dunia itu sebenarnya sudah dikawal sejak dua tahun yang lalu. Rencananya, pengadaan dan konstruksi bus ditargetkan mulai pada 2023 mendatang.

"2023 nanti dua kota Medan dan Bandung akan mendapatkan bantuan loan sebesar Rp3,2 triliun. Akan kita siapkan nanti untuk seperti di Jakarta," terangnya di gedung Kemenhub, Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Budi menyebut nantinya akan dibangun sekitar 900 unit kendaraan angkutan umum untuk dua kota tersebut. Beberapa di antaranya akan dibangun juga berbentuk kendaraan atau bus listrik.

Tahun ini, sebagian dari dana bantuan pinjaman tersebut digunakan untuk menyusun perencanaan lebih rinci atau detailed engineering design (DED) terkait dengan infrastruktur pendukung transportasi massal yang ingin dibangun.

"Termasuk juga untuk kendaraan dan operator sebesar Rp50 miliar tahun ini," jelasnya.

Ke depan, sesuai dengan target pembangunan angkutan massal perkotaan, pemerintah juga akan membangun hal yang sama di Surabaya, Jawa Timur, dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top