Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ganjar Bangun Pelabuhan Hortikultura, Ini Manfaatnya

Pelabuhan holtikultura diharapkan akan meningkatkan ekspor dan impor hortikultura maupun komoditas Jateng lainnya.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  00:19 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan sambutan seusai menyerahkan hadiah bagi para pemenang kompetisi Hetero for Startup Season 2 yang diselenggarakan pada Minggu, (27/3/2022).  - Dok. Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan sambutan seusai menyerahkan hadiah bagi para pemenang kompetisi Hetero for Startup Season 2 yang diselenggarakan pada Minggu, (27/3/2022). - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengapresiasi rencana pembangunan pelabuhan hortikultura di Jawa Tengah (Jateng) yang bisa menjadi model perencanaan pembangunan infrastruktur logistik di Indonesia.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada Jumat (13/5/2022) menyatakan optimisme keberadaan pelabuhan hortikultura di Jateng tinggal selangkah lagi. Pelabuhan itu diharapkan akan meningkatkan ekspor dan impor hortikultura maupun komoditas Jateng lainnya.

Informasi pada portal resmi Provinsi Jateng menyebut ekspor pertanian Jateng ke berbagai negara pada 2021 mencapai Rp11,10 triliun. Jumlah itu lebih besar dibanding dua tahun sebelumnya, di mana ekspor pertanian Jateng pada 2019 tercatat Rp8,48 triliun, dan 2020 naik menjadi Rp9,13 triliun.

"SCI mengapresiasi rencana pembangunan pelabuhan hortikultura itu atas lima aspek," ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (17/5/2022).

Pertama, implementasi logistik berbasis komoditas berkaitan dengan perbedaan proses penanganan dan fasilitas sesuai dengan karakteristik komoditas.

Menurutnya, proses penanganan yang salah dan fasilitas yang tidak memadai bisa berdampak terhadap kerusakan komoditas. Kerusakan komoditas buah dan sayur dalam proses distribusi diperkirakan sekitar 6 hingga 10 persen.

Kedua, pengembangan pelabuhan sebagai salah satu infrastruktur utama logistik untuk peningkatan ekspor komoditas potensial Jateng, yaitu hortikultura dan komoditas pertanian lainnya.

Ketiga, implementasi supply chain management (SCM) dengan fasilitasi dukungan kegiatan masyarakat di banyak sektor, seperti pendampingan dan pelatihan kepada petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM.

Dalam banyak kasus, kata dia, pengembangan infrastruktur (termasuk pelabuhan) tidak berorientasi terhadap pengguna yang seringkali membutuhkan pemberdayaan. Hal ini sangat mempengaruhi pemanfaatan infrastruktur itu serta keberlanjutannya.

Keempat, penyiapan regulasi yang mendukung yaitu Peraturan Daerah tentang Tata Kelola dan Pemasaran Ekspor Produk Pertanian, Peternakan, Perikanan dan UMKM

Kelima, koordinasi yang baik dengan Kementerian Pertanian dan kementerian/lembaga terkait lain, serta para pemangku kepentingan lainnya.

SCI merekomendasikan peningkatan kompetensi SDM untuk mendukung pengoperasian dan pengembangan pelabuhan hortikultura, terutama dalam pemahaman dan implementasi cold chain management.

Selain itu, SCI merekomendasikan daerah-daerah lain juga mengembangkan infrastruktur logistik untuk meningkatkan daya saing komoditas potensialnya masing-masing berdasarkan lima aspek itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan pertanian ganjar pranowo holtikultura
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top