Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INSA Pastikan Jumlah Kapal Batu Bara Sudah Memadai

INSA menyebut jumlah kapal pemasok batu bara untuk PLN sudah memadai.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 27 April 2022  |  08:09 WIB
Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (14/1/2022). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (14/1/2022). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesian National Shipowners' Association (INSA) menyampaikan hingga kini jumlah kapal untuk memasok kebutuhan batu bara domestik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN sudah memadai berkat adanya asas cabotage.

Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto menuturkan keberhasilan keluar dari krisis kelangkaan batu bara merupakan hasil kerja efektif yang dilakukan INSA untuk mengkonsolidasikan jumlah kapal perusahan pelayaran nasional anggota INSA. Sekaligus, lanjutnya, ini menjadi bukti nyata manfaat positif penerapan asas cabotage bagi pemerintah.

"Kerja keras INSA dan anggotanya bersama seluruh stakeholder di sektor kelistrikan nasional membuahkan hasil. Dimana, PLTU tersebut rata-rata sudah mencapai 15 hari operasi atau HOP," ujarnya, Selasa (26/4/2022).

Carmelita memaparkan sejak diterapkannya asas cabotage, jumlah nasional terus bertumbuh pesat sehingga mampu melayani seluruh kebutuhan angkutan dalam negeri. Selain itu, kapal nasional dapat dikerahkan dalam menghadapi situasi genting, seperti krisis pasokan batu bara nasional.

Selain itu, Carmelita menyebut kondisi tersebut berkat sinergi dan koordinasi antara INSA dan anggotanya bersama pemerintah dalam hal ini Kemenko Marinvest, Kemenhub, PLN, Ditjen Minerba dan lainnya, yang dibantu dengan anak perusahaan BUMN. Termasuk kapal-kapal Merah Putih yang saat itu menjalankan ekspor namun sementara ikut mengangkut angkutan batu bara domestik.

Seperti diketahui, pada awal tahun ini terjadi kekurang stok batu bara di 17 PLTU yang dikelola PLN sehingga dibutuhkan volume batu bara yang lebih besar. Guna mengatasi permasalahan hal ini, kementerian dan lembaga serta stakeholder terkait bersama INSA melakukan rapat koordinasi mengenai pemenuhan batu bara PT PLN.

Atas pencapaian tersebit, PLN juga mengapresiasi INSA sebagai satu-satunya wadah organisasi pengusaha pelayaran nasional dalam melayani angkutan batu bara untuk kebutuhan PLN.

Terkait hal itu, anggota INSA juga turut menuai hasil positif karena sekaligus memberdayakan pelayaran niaga nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insa batu bara
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top