Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bappenas Tegaskan Indonesia Butuh Biaya Rp67.8 Kuadriliun untuk Capai Target SDGs di 2030

Dibutuhkan pembiayaan sebesar Rp67.803 triliun untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) di 2030, dengan selisih kebutuhan pendanaan yang masih harus dipenuhi mencapai Rp14.108 triliun.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 12 April 2022  |  16:22 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberi pandangannya terkait SDGs pada Forum Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi Sosial PBB (ECOSOC) secara virtual pada Selasa, 13 Juli 2021. - Biro Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat memberi pandangannya terkait SDGs pada Forum Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi Sosial PBB (ECOSOC) secara virtual pada Selasa, 13 Juli 2021. - Biro Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatat, dibutuhkan pembiayaan sebesar Rp67.803 triliun untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) di 2030.

Plt. Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Kemaritiman dan SDA Kementerian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto mewakili Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan, selisih kebutuhan pendanaan yang masih harus dipenuhi mencapai Rp14.108 triliun.

"Setelah pandemi, kebutuhan pembiayaan SDGs diperkirakan akan meningkat yang berarti tantangan pencapaian SDGs akan semakin besar," kata dia dalam Forum Lintas Agama: Optimalisasi Kesempatan Pembiayaan Campuran, Selasa (12/4/2022).

Berpijak pada arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada SDGs Annual Conference 2021, Arifin mengajak semua pihak untuk mencari cara dan terobosan baru agar terjadi lompatan dalam mencapai target SDGs. Terlebih, tersisa 8 tahun lagi untuk bisa mencapai target-target SDGs.

Presiden Jokowi, kata Arifin, juga meminta secara khusus kepada Kementerian PPN/Bappenas untuk menyiapkan orkestrasi nasional yang berkelanjutan termasuk untuk pembiayaan guna percepatan pencapaian target SDGs.

Di lain sisi, umat beragama di Indonesia melalui berbagai organisasi keagamaannya telah melakukan banyak hal, baik dalam bentuk program kegiatan maupun dalam bentuk pembiayaan guna mendukung pencapaian target SDGs.

Adapun sebagian kecil program yang telah dilakukan antara lain mengatasi kemiskinan, meningkatkan pendidikan yang berkualitas, hingga mengatasi stunting.

Bappenas berharap, dengan adanya forum lintas agama ini, berbagai lembaga keagamaan  dapat saling bekerjasama dengan pemerintah, pebisnis, organisasi masyarakat, akademisi, hingga filantropi melalui pembelajaran dan kerjasama, terutama dalam konteks inovasi pembiayaan yang menjadi fokus utama pada forum tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas stunting kemiskinan SDGs
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top