Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantan Menkeu Era SBY Menilai Kebijakan Pencabutan HET Tepat

Mantan menteri keuangan era SBY M. Chatib Basri menilai langkah pemerintah sudah tepat dengan mencabut HET dan memberikan bansos dalam bentuk BLT, ketika merespons kelangkaan minyak goreng.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 04 April 2022  |  13:29 WIB
Mantan menteri keuangan era SBY M. Chatib Basri -  Bisnis
Mantan menteri keuangan era SBY M. Chatib Basri - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan menteri keuangan era SBY M. Chatib Basri menilai kebijakan kontrol harga, salah satunya penetapan HET, terhadap komoditas bahan pangan dan energi tidak efektif.

"Price control dimana-mana gak akan bisa jalan. Itu adalah the first lesson of economics. Jangan coba melakukan price control kalau harga di-set di bawah harga produksi. Barangnya hilang!" kata Chatib dalam Indonesia Macroeconomic Updates, Senin (4/4/2021).

Kondisi inilah yang terjadi beberapa waktu lalu ketika pemerintah memberlakukan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) terhadap harga minyak goreng di tengah kelangkaan pasokan.

Dia menuturkan negara-negara seperti Polandia, Amerika Latin telah belajar dari kebijakan ini.

"Itu yang menjelaskan mengapa HET kemarin, barangnya hilang, minyak gorengnya." Chatib menilai langkah pemerintah sudah benar dengan mencabut HET dan memberikan bansos dalam bentuk BLT.

"Kenapa saya katakan benar karena beban BLT lebih kecil dari subsidi dari seluruh barang," lanjutnya.

Jika BBM atau minyak gorengnya disubsidi, maka kelompok kaya juga menikmati. Dari hitungannya, jika penyaluran BLT dinaikkan menjadi 40 juta rumah tangga, pemerintah hanya menghabiskan Rp12 triliun per bulan.

"Banyangkan itu extreme. Itu lebih dari 60 persen penduduk Indonesia dikasih BLT," papar Chatib.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chatib basri blt minyak goreng harga eceran tertinggi
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top