Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Persaingan Makin Ketat, Laba Alibaba Turun 75 Persen Tahun Lalu

Penurunan laba bersih Alibaba tersebut disebabkan oleh meningkatnya persaingan perusahaan berbasis internet di China dan makin ketatnya regulasi pada sektor ekonomi digital, media setempat melaporkan pada Minggu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Februari 2022  |  13:30 WIB
Seorang pejalan kaki melewati logo Alibaba di China -  Bloomberg
Seorang pejalan kaki melewati logo Alibaba di China - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Alibaba Group, raksasa e-dagang China, mencatat laba bersihnya mengalami penurunan sebesar 75 persen menjadi US$3 miliar atau sekitar Rp43 triliun pada kuartal terakhir 2021.

Penurunan tersebut lebih buruk dari perkiraan sebelumnya yang hanya turun 60 persen, menurut laporan keuangan Alibaba.

Dikutip dari Antara, penurunan laba bersih tersebut disebabkan oleh meningkatnya persaingan perusahaan berbasis internet di China dan makin ketatnya regulasi pada sektor ekonomi digital, media setempat melaporkan pada Minggu.

Sepanjang 2021, total pendapatan perusahaan e-dagang yang didirikan oleh Jack Ma tersebut mencapai 3US$8,06 miliar (sekitar Rp545,56 triliun).

Namun sepanjang kuartal terakhir 2021, bisnis retail daring di China telah mencapai US$26 miliar (sekitar Rp372,69 triliun) atau naik tujuh persen.

Alibaba Group Holding Ltd. sebelumnya juga dikabarkan menunda IPO untuk Lazada senilai US$1 miliar lantaran gejolak valuasi mal online di Asia Tenggara.

Dilansir Bloomberg pada Rabu (23/2/2022), raksasa e-commerce China ini awalnya ingin mengamankan pembiayaan untuk Lazada sebagai pendahulu dari perusahaan yang berbasis di Singapura dan melakukan penawaran umum perdana yang potensial, kata orang-orang yang mengetahui masalah ini.

Namun, rencana ini dihentikan untuk saat ini karena belum dibutuhkan. Selain itu, kondisi pasar masih bergejolak, mengingat valuasi menyusut untuk perusahaan teknologi dari New York hingga Hong Kong.

Investor kembali berpaling dari saham teknologi China minggu ini setelah spekulasi bahwa regulator meningkatkan pengawasan terhadap industri.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china laba bersih alibaba

Sumber : Antara

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top