Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kartu Prakerja Disebut Tingkatkan Kompetensi Peserta

Program Kartu Prakerja dinilai mampu meningkatkan kompetensi dari pesertanya.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 09 Februari 2022  |  20:30 WIB
Kartu Prakerja Disebut Tingkatkan Kompetensi Peserta
Situs resmi program Kartu Prakerja hanya di prakerja.go.id - Tangkapan layar prakerja.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Program Kartu Prakerja dinilai mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, daya saing, serta kewirausahaan pesertanya.

Hal itu didasarkan pada hasil penelitian Rumah Riset Presisi Indonesia pada September hingga Oktober 2021 terhadap 2.156 penerima dan non-penerima Program Kartu Prakerja yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Presisi menyimpulkan bahwa Program Kartu Prakerja meningkatkan kompetensi, produktivitas, daya saing, serta kewirausahaan penerima Kartu Prakerja. Selain itu peneliti menemukan pengaruh positif-signifikan Program Kartu Prakerja terhadap upah dan inklusi keuangan.

Selain itu Presisi juga menemukan dampak Program Kartu Prakerja terhadap peningkatan upah perempuan lebih besar daripada laki-laki. Di samping itu, program tersebut juga mampu meningkatkan skill, mendapatkan pekerjaan baru atau membuka usaha. Bahkan, bagi kelompok penerima yang status kebekerjaannya berubah dari menganggur jadi bekerja, terjadi peningkatan upah sebesar 31,6 persen.

Presisi juga menemukan peningkatan kompetensi peserta dari luar Jawa lebih tinggi daripada Jawa, yang membantu angkatan kerja di luar Jawa mengejar ketertinggalan dari Jawa.

“Selain berhasil membekali penerima dengan keterampilan untuk mencari kerja atau membuka usaha, Kartu Prakerja juga berhasil menjalankan misinya sebagai program semi-bantuan sosial karena kelompok termiskin terbukti lebih menikmati manfaat Kartu Prakerja,” kata peneliti Presisi Indonesia, Widdi Mugijayani, dalam siaran persnya, Rabu (10/2/2022).

Hasil riset Presisi juga membuktikan bahwa 41% penerima termasuk ke dalam kelompok pendapatan terendah, yaitu yang tidak berpenghasilan selama pandemi. Atas dasar temuan studi itu, Presisi merekomendasikan agar Program Kartu Prakerja dilanjutkan.

“Riset Presisi Indonesia juga merekomendasikan bahwa Program Kartu Prakerja dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi learning loss atau scarring effect di masa pandemi,” ujar Widi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  mengatakan, keberhasilan Program Kartu Prakerja karena pemerintah bertransformasi, dan pemerintah bermitra dengan banyak pihak termasuk swasta.

“Kartu Prakerja adalah program pemerintah pertama yang berlangsung end to end digital. Sebuah sejarah transformasi digital di masa pandemi Covid-19, menjadi success story Indonesia terkait tema G-20 yaitu Recover Together, Recover Stronger sehingga tak ada satu orang pun tertinggal,” urainya.

Di ekosistem Kartu Prakerja terdapat 181 lembaga pelatihan yang menyediakan 700 pelatihan, 6 marketplace, 5 bank dan e-money, 4 job platform, 5 lembaga asesor, serta 3 lembaga pemantau. Sejauh ini terdapat 11,4 juta penerima menikmati program Kartu Prakerja, dari 514 kabupaten/kota.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menegaskan bahwa sesuai Visi Indonesia Emas 2045, pembangunan sumber daya manusia merupakan isu paling mendasar dalam pembangunan perekonomian nasional.

“Terkait dengan itu, Program Kartu Prakerja merupakan salah satu program penting yang berfungsi mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi tantangan di dunia kerja,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengaku lega karena hasil riset Presisi menemukan bukti bahwa Kartu Prakerja efektif.

“Ini riset kedua yang mengkonfirmasi dampak positif Prakerja setelah JPAL SEA. Jadi dapat dikatakan Program Kartu Prakerja adalah eksperimentasi yang berhasil,” katanya.

Denni berharap Program Kartu Prakerja dapat berlanjut setelah 2024, disinergikan untuk program lain, menjadi inspirasi bagi program lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu prakerja
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top