Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuasa Hukum Susi Air Ungkap Kerugian Insiden Malinau Capai Rp8,9 Miliar

Peristiwa pesawat Susi Air yang diusir paksa dari Bandara Kolonel RA Bessing Malinau oleh Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, telah menyita perhatian publik pada pekan ini.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 06 Februari 2022  |  02:22 WIB
Cessna Grand Caravan Commute milik Susi Air - susiair.com
Cessna Grand Caravan Commute milik Susi Air - susiair.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kuasa hukum Susi Air Donal Faiz mengungkapkan potensi kerugian yang akan dialami PT ASI Pudjiastuti Aviation mencapai Rp8,9 miliar.

Seperti diketahui, peristiwa pesawat Susi Air yang diusir paksa dari Bandara Kolonel RA Bessing Malinau oleh Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, telah menyita perhatian publik pada pekan ini.

Pemilik PT ASI Pudjiastuti Aviation atau Susi Air, Susi Pudjiastuti memaparkan kronologi masalah yang kemudian membuat Susi Air diusir dari bandara itu.

Susi Pudjiastuti menjelaskan, pihaknya menyewa hanggar di bandara berkode LNU tersebut selama 10 tahun. Maskapai itu melayani rute penerbangan reguler dan perintis untuk Kalimantan Utara dan wilayah pedalaman.

Donal mengungkapkan Susi Air selalu memenuhi kewajiban sewa hanggar selama sepuluh tahun beroperasi. Memang, Susi Air sempat terlambat melakukan pembayaran saat terganggunya operasi akibat pandemi Covid-19. Namun, lanjutnya, jumlah pembayaran tersebut telah dilunasi beserta dengan jumlah dendanya.

Susi Air telah menyumbang pendapatan daerah sebesar Rp2,9 miliar per tahun melalui pembayaran sewa hanggar di lahan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Malinau,” ujarnya, Jumat (5/2/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

susi air kerugian Susi Pudjiastuti

Sumber : Tempo

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top