Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IKN Pindah Ke Kalimantan, Harga Properti di Jabodetabek Bakal Begini

Diperkirakan ketika ibu kota sudah berpindah nantinya di Jalarta akan ada revitalisasi area yang sebelumnya digunakan sebagai pemerintahan menjadi area komersial.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 26 Januari 2022  |  19:55 WIB
IKN Pindah Ke Kalimantan, Harga Properti di Jabodetabek Bakal Begini
Konsep Ibu Kota Negara baru. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Sektor properti di kawasan Jabodetabek akan tetap bertahan kendati Ibu Kota Negara (IKN) dipindahkan dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim mengatakan bahwa bahwa sektor properti kawasan Jabodetabek tentunya masih akan mendapatkan minat dari pasar walaupun terjadi pemindahan ibu kota.

Terlebih rencana pemindahan IKN ini merupakan jangka panjang dan bertahap di mana dimulai pada 2024.

"Karena dilihat juga dari visi pemerintahan yang tetap menjadikan Jakarta sebagai pusat bisnis dan komersial untuk Indonesia, dan pusat pemerintahan nanti berada di IKN Nusantara," ujarnya dalam media briefing secara virtual, Rabu (26/1/2022).

Head of Advisory JLL Indonesia Vivin Harsanto mengatakan apabila pusat bisnis masih berada di Jakarta, maka kota-kota satelit di sekitar Jakarta akan tetap membutuhkan atau menyediakan area dan hunian bagi pekerja yang beraktivitas di pusat bisnis Jakarta.

"Kita melihat properti di kawasan Jabodetabek akan tetap bertahan," katanya.

Vivin sendiri melihat untuk prospek properti di kawasan IKN dan sekitarnya, dengan adanya IKN tentunya sudah ada captive market dari pemerintah yang direncanakan untuk pindah ke sana.

Captive market ini yang diawali mungkin dengan kantor-kantor pemerintahan, kemudian juga kebutuhan untuk keluarga, kebutuhan untuk fasilitas pelengkap seperti fasilitas komersial dan hunian.

"Ini lambat laun tergantung bagaimana cepatnya atau proses pemindahan IKN itu terjadi, sehingga kalau memang captive market tersebut dari sisi komersial atau perkantoran sudah ada mungkin juga akan ada turunan-turunan dari sektor tersebut," ucapnya.

Berkaca dari negara lain seperti di Amerika Serikat terdapat Washington DC sebagai pusat pemerintah dan New York sebagai pusat bisnis dan Malaysia memiliki Putra Jaya yang juga sebagai pusat pemerintahan dan Kuala Lumpur sebagai pusat bisnis, lanjutnya, memang sudah sesuai dengan apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah untuk menjadikan Nusantara yang berada di Penajam Paser Utara (PPU) di Kalimantan Timur dan Jakarta sebagai pusat bisnis.

Menurutnya, nantinya harus dilihat pembelajaran dari pemindahan ibu kota yang dilakukan negara tersebut agar Jakarta dan Nusantara nantinya tetap hidup dan berjalan.

"Kita harus melihat lesson learnednya dari kota itu masih bisa berjalan dan tetap hidup keduanya," tuturnya.

Vivin menilai ketika ibu kota sudah berpindah nantinya di Jalarta akan ada revitalisasi area yang sebelumnya digunakan sebagai pemerintahan menjadi area komersial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti Ibu Kota Baru
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top