Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dilantik Jadi Dirjen Perumahan, Iwan Suprijanto Siap Gandeng Seluruh Pemangku Kepentingan

Iwan juga mengaku akan menggandeng mitra kerjanya untuk bersama-sama melaksanakan pembangunan perumahan. Hal tersebut dilaksanakan untuk mencapai target pembangunan perumahan, yakni Program Sejuta Rumah untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 21 Desember 2021  |  12:45 WIB
Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid  dan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto. - Istimewa/Kementerian PUPR
Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto. - Istimewa/Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melantik Iwan Suprijanto sebagai Pejabat Direktur Jenderal Perumahan menggantikan Khalawi Abdul Hamid.

Khalawi Abdul Hamid sendiri dilantik menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR menggantikan Sugiyartanto.

Menteri Basuki meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk meluruskan niat dalam melaksanakan tugas, serta sumpah jabatan yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

“Hari ini saya resmi melantik pejabat baru, yakni Iwan Suprijanto sebagai Direktur Jenderal Perumahan di Kementerian PUPR. Saya percaya para pejabat yang dilantik akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dengan baik sesuai dengan amanah yang diberikan,” katanya, Selasa (21/12/2021).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menuturkan, dirinya akan berupaya melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik. Untuk itu, dalam waktu dekat dirinya akan melaksanakan identifikasi, serta mengevaluasi kegiatan yang sudah berjalan selama ini.

“Dalam waktu dekat tentunya saya akan mengidentifikasi, serta mengevaluasi terlebih dulu kegiatan pembangunan perumahan yang sudah berjalan. Selain itu juga merumuskan strategi yang paling efektif untuk mengurangi backlog perumahan yang ada saat ini,” tuturnya.

Iwan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR menjelaskan, rumah adalah kebutuhan dasar masyarakat selain sandang dan pangan, sehingga harus mendapat perhatian khusus dari seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, dia juga mengaku akan menggandeng mitra kerjanya untuk bersama-sama melaksanakan pembangunan perumahan. Hal tersebut dilaksanakan untuk mencapai target pembangunan perumahan, yakni Program Sejuta Rumah untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya juga akan mengutamakan efektivitas dari program perumahan yang ada, dan efisiensi di dalam kegiatan yang ada. Kami akan upayakan dengan ruang fiskal yang terbatas, tapi kualitas belanja di sektor perumahan harus baik dan memastikan bantuan perumahan sampai kepada penerima manfaat akhir, yaitu masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, Program Sejuta Rumah sangat penting untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional, membuka lapangan kerja, serta menjaga masyarakat agar terhindar dari paparan Covid-19 di masa pandemi ini.

“Saya yakin ke depan sektor perumahan akan semakin maju dan mencapai target pembangunan Program Sejuta Rumah, sehingga seluruh masyarakat bisa tinggal di rumah yang layak huni,” tuturnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

program sejuta rumah Kementerian PUPR
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top