Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intip Rencana Kemenperin Soal Industri Halal

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengembangan industri halal di Indonesia memerlukan kolaborasi dan sinergi antara semua pemangku kepentingan terkait untuk menciptakan ekosistem pendukung tumbuh kembangnya industri halal nasional. 
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 17 Desember 2021  |  22:53 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sambutan dalam acara Indonesia Halal Industry Awar (IHYA) 2021.  - Kemenperin
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sambutan dalam acara Indonesia Halal Industry Awar (IHYA) 2021. - Kemenperin

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perindustrian (Kemenperin ) baru saja menggelar Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2021, yang mana diharapkan panduan serta panutan dalam membangun ekosistem industri halal di Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengembangan industri halal di Indonesia memerlukan kolaborasi dan sinergi antara semua pemangku kepentingan terkait untuk menciptakan ekosistem pendukung tumbuh kembangnya industri halal nasional. 

Ekosistem tersebut mendorong tumbuhnya ekonomi syariah dan industri halal nasional, yang dapat memacu pembentukan industri maupun kawasan industri halal baru. 

“Untuk semakin menggiatkan kinerja industri halal, sekaligus memberikan apresiasi khusus kepada berbagai pihak dan pemangku kebijakan yang berperan aktif dalam memajukan pengembangan industri halal di Indonesia, mulai tahun 2021 ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyelenggarakan Indonesia Halal Industry Award, atau disingkat IHYA,” ujar Agus dalam acara penghargaan IHYA 2021 pada Jumat (17/12/2021).

Dalam acara penghargaan ini setidaknya ada 14 penghargaan yang diberikan pemerintah sebagai bentuk apresiasi.

“Keterlibatan multi stakeholder dalam kegiatan IHYA 2021 menjadi penting, karena menggambarkan IHYA sebagai kegiatan kolaboratif dari semua pihak. Bukan hanya kegiatan Kemenperin semata,” jelasnya.

Salah satu langkah kolaborasi diwujudkan dalam kesempatan yang sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Menteri Agama mengenai Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Industri di Lingkungan Pesantren (Santripreneur). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan koordinasi kedua kementerian dalam pengembangan ekonomi dan kemandirian pesantren melalui program Santripreneur.  

“Nantinya, Kemenperin dan Kemendag bersama-sama akan menyusun rencana kerja, melakukan promosi dan pembentukan sinergi kemitraan antar pesantren di sektor industri, serta pertukaran data dan/atau informasi untuk penumbuhan dan pengembangan wirausaha industri di lingkungan pesantren,” papar Agus

Kemenperin pun berharap kegiatan IHYA 2021 dapat menjadi langkah awal bersama dalam rangka membangun ekosistem industri halal nasional, menaikkan reputasi industri lokal dan meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat global.

Agus pun menutup dengan mengatakan usai pelaksanaan kegiatan IHYA 2021, Kemenperin akan melanjutkan dengan program-program kampanye dan promosi halal di Indonesia dan di tingkat global untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai “Pusat Industri Halal Dunia, Indonesia Sehat dan Ekonomi Kuat”.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi syariah kementerian perindustrian kawasan industri halal
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top