Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembatalan Pinjaman untuk Akuisisi di AS Meningkat

Pada Desember 2021 terdapat pembatalan pinjaman untuk akusisi senilai US$1,46 miliar.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 12 Desember 2021  |  21:01 WIB
Seorang pejalan kaki yang memakai masker lewat di depan gedung bursa saham New York Stock Exchange (NYSE), New York, AS, pada Kamis, (22/7/2021). - Bloomberg
Seorang pejalan kaki yang memakai masker lewat di depan gedung bursa saham New York Stock Exchange (NYSE), New York, AS, pada Kamis, (22/7/2021). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak tiga kesepakatan pinjaman untuk akuisisi atau leveraged loan dihentikan di AS. Kendati ini menjadi yang terburuk sejak pandemi, penarikan itu belum menjadi pertanda masalah besar dan tidak mencerminkan kelemahan pasar.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (9/12/2021), operator waralaba Taco Bell Luihn VantEdge Partners LLC menarik loan sale pada pekan ini. Perusahaan pemasaran CM Group Inc.. dan American Physician Partners LLC, yang menyediakan dokter untuk ruang gawat darurat juga melakukan hal yang sama pada pekan lalu. Semuanya mencoba hal yang sama untuk mendanai akuisisi.

Belum pernah ada pembatalan kesepakatan dengan nilai sebesar US$14,3 miliar yang terdiri dari 10 transaksi sejak Maret 2020. Adapun pada Desember 2021 terdapat pembatalan senilai US$1,46 miliar.

Sementara perusahaan lainnya sedang memanfaatkan permintaan yang masih kuat karena pasar leveraged loan terus tumbuh meskipun kekhawatiran omicron telah mengguncang aset lainnya.

Southwestern Energy Co., mengalami pengetatan harga pada pinjaman senilai US$550 juta, sebuah indikasi dari kuatnya minat investor. Mereka juga menjual obligasi sampah untuk membantu membiayai akuisisi GEP Haynesville LLC. Adapun Indeks Harga Pinjaman S&P/LSTA, yang mengukur kinerja pasar pinjaman leverage AS mencapai kenaikan tertinggi sejak Juni pada Selasa.

"Pasar pinjaman cukup panas tahun ini. Secara umum, mesin keluaran baru berfungsi seperti pabrik dengan output tinggi yang memompa barang keluar," ujar Manajer Portofolio Thornburg Investment Management Christian Hoffmann.

Namun, tanda-tanda investor memindahkan uangnya masih terlihat. Dana pinjaman leveraged AS telah mencatatkan arus keluar sekitar US$93 juta pada Kamis dan Selasa, empat hari pertama minggu pelaporan yang berakhir 8 Desember, menurut JPMorgan Chase & Co., berdasarkan perkiraan Refinitiv Lipper.

Jika arus keluar berlanjut pada hari Rabu, itu akan menjadi penarikan dana minggu kedua berturut-turut setelah arus keluar US$495 juta pada minggu sebelumnya, menjadi terbesar dalam lebih dari setahun.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat akuisisi pinjaman
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top