Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JNE Putus Hubungan Mitra usai Bikin Loker Kurir Wajib Agama Islam

JNE putus hubungan mitra usai bikin loker kurir wajib agama Islam yang viral di Twitter dan jadi trending topic Blokir JNE.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  06:47 WIB
/Bisnis
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE memutuskan hubungan kerja sama dengan mitranya CV Bangun Banua Lestari yang membuat pamflet lowongan kerja kurir wajib agama Islam.

VP of Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan kejadian tersebut merupakan pelanggaran terhadap SOP dan nilai-nilai perusahaan yang menghargai keberagaman dan perbedaan.

"Oleh karena itu manajemen JNE secara tegas memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak mitra dan kepada oknum karyawan yang terkait dengan kasus ini akan dilakukan pemutusan hubungan kerja," kata Eri, Selasa (7/12/2021).

Menurut Eri, selama 31 tahun hadir di Indonesia, JNE dibangun oleh manajemen dan karyawan/karyawati yang berasal dari beragam suku bangsa, ras, dan agama. Pihaknya sangat memegang teguh nilai-nilai perusahaan yang mengutamakan toleransi dan saling menghormati serta menghargai perbedaan.

Adapun nilai-nilai tersebut, lanjutnya, direalisasikan dalam berbagai aspek pada aktivitas JNE seperti kegiataan keagamaan karyawan, apresiasi perjalanan ibadah bagi karyawan dengan masa kerja 10 tahun.

"Selain itu JNE juga melakukan pengiriman gratis Al-Quran dan Alkitab bersama Kang Maman Suherman ke berbagai taman bacaan, santunan ke berbagai panti asuhan Muslim, Kristiani, Hindu dan Buddha, serta konten reguler ibadah Jumat dan Minggu di media sosial," imbuhnya.

Sementara itu CV Bangun Banua Lestari telah membuat surat permohonan maaf terkait dengan lowongan pekerjaan tersebut. Pihaknya menegaskan tidak ada unsur diskriminatif dalam pemberitahuan lowongan kerja itu.

Dalam salinan surat yang diterima Bisnis.com, Selasa (7/12/2021), Alifia Shafira, pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pemberitahuan lowongan kerja itu menegaskan bahwa segala hal yang berkaitan dengan proses rekrutmen tidak ada sangkut pautnya dengan JNE.

"Sehubungan dengan tindak kesalahan yang saya lakukan atas pemberitahuan lowongan kerja, yakni menyatakan unsur agama pada kriteria karyawan yang kami perlukan. Bersama ini saya sampaikan bahwa CV Bangun Banua Lestari menjalin kerja sama [mitra] JNE. Rekrutmen karyawan sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab kami dan tidak ada sangkut paut dengan JNE," tulisnya.

Dalam surat tersebut, Alifia juga tidak lupa menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Barito Timur, Kalimantan Tengah. Pasalnya, pembukaan lowongan kerja tersebut ditujukan bagi kurir motor di wilayah Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jne
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top