Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Erupsi Gunung Semeru: Begini Kondisi Bandara di Surabaya, Malang, dan Bali

AirNav Indonesia telah merilis sejumlah ASH NOTAM (ASHTAM) terkait aktivitas erupsi Gunung Semeru tersebut dengan perkembangan detail terakhir pada Minggu (5/12/2021).
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 05 Desember 2021  |  16:49 WIB
Gunung Semeru yang mengeluarkan awan panas terlihat dari Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). ANTARA FOTO - Ari Bowo Sucipto
Gunung Semeru yang mengeluarkan awan panas terlihat dari Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). ANTARA FOTO - Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, JAKARTA – Penerbangan dan operasi sejumlah bandara yang berlokasi di sekitar jangkauan erupsi Gunung Semeru yakni Bandara Malang, Bandara Juanda-Surabaya, serta Bandara Ngurah Rai-Bali dilaporkan negatif abu vulkanik.

“Tidak ada penutupan bandara dan pembatalan penerbangan di Bali karena tidak terdampak abu vulkanik erupsi Semeru. Berdasarkan informasi, Bandara Surabaya di bawah AP I juga tak terdampak ” ujar Stakeholder Relation Manager Bandara Ngurah Rai, Taufan Yudhistira, Minggu (5/12/2021).

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Rosedi menjelaskan telah merilis sejumlah ASH NOTAM (ASHTAM) terkait aktivitas erupsi Gunung Semeru tersebut dengan perkembangan detail terakhir pada Minggu (5/12/2021).

Pertama yakni, ASHTAM 2176 dengan status RED ALERT yang mengidentifikasi bahwa tidak ada abu vulkanik yang terpantau melalui citra satelit dan tidak terdapat laporan terbaru terkait aktivitas erupsi Semeru.

“Hasil Paper Test yang dilakukan di beberapa bandara [Juanda- Surabaya, Yogyakarta International Airport, Notohadi Negoro-Jember, Banyuwangi International Airport, dan Abdul Rahman Saleh–Malang] menyatakan negatif abu vulkanik,” ujarnya

Berdasarkan data tersebut, dia menegaskan aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan oleh AirNav Indonesia, baik di Cabang Surabaya, Denpasar, Jember, Banyuwangi, Malang, Semarang, Yogyakarta maupun Solo.

“Tidak ada rute penerbangan yang terdampak sebaran abu vulkanik dan tidak ada jadwal penerbangan yang terdampak aktivitas erupsi Semeru,” tekannya.

AirNav juga telah melakukan koordinasi antar wilayah Flight Information Region (FIR) Ujung Pandang dan Jakarta untuk sementara tidak menggunakan rute W33 di sebelah selatan Surabaya.

Selain itu juga berkoordinasi dengan penyelenggara bandar udara di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur untuk terus melakukan update hasil Paper Test yang dapat mengidentifikasi intensitas sebaran abu vulkanik di lokasi masing-masing.

“Mengarahkan pesawat yang terbang pada rute di atas Gunung Semeru untuk terbang melewati rute di sebelah utara Pulau Jawa,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara gunung meletus AirNav Gunung Semeru
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top