Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gunung Semeru Meletus, Ini Dampak ke Operasional Penerbangan

AirNav Indonesia menjelaskan soal dampak ke operasional penerbangan terkait dengan Gunung Semeru meletus hari ini.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 04 Desember 2021  |  18:37 WIB
Gunung Semeru Meletus, Ini Dampak ke Operasional Penerbangan
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang mengalami erupsi disertai memuntahkan awan panas guguran, pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - AirNav Indonesia memberikan laporan terkait dengan Gunung Semeru meletus hari ini terhadap dampak ke operasional penerbangan di wilayah sekitar.

Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Rosedi mengatakan Gunung Semeru di Lumajang, Malang, Jawa Timur erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.32 WIB. International Notam Office AirNav Indonesia telah merilis sejumlah Ash Notam (Ashtam) terkait dengan aktivitas erupsi Gunung Semeru tersebut.

"Sampai berita ini disampaikan (4/12/2021) pukul 17.30 WIB, tidak ada dampak signifkan aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan oleh AirNav Indonesia, baik di Cabang Surabaya, Cabang Denpasar, Cabang Semarang, Cabang Yogyakarta maupun Cabang Solo," kata Rosedi dalam siaran pers, Sabtu (4/12/2021).

Dia menjelaskan Ashtam yang dirilis pertama, No. Ashtam 2169 dengan status Red Alert. Ketinggian abu vulkanik dari permukaan tanah – Flight Level F500 (pengamatan pada pukul 09.30 UTC / 16.30 WIB), bergerak ke arah Barat Daya dengan kecepatan 50 knot.

Kedua, No. Ashtam 2170, ketinggian abu vulkanik dari permukaan tanah – Flight Level F500 (pengamatan pada pukul 09.40 UTC / 16.40 WIB), bergerak ke arah Barat Daya dengan kecepatan 50 knot.

Dia menuturkan hasil pilot report terhadap Pesawat Wings Air yang melintas menuju Denpasar bahwa debu vulkanik tidak dapat terlihat mengingat kondisi tertutup awan yang tebal begitu juga pengamatan dari Tower Abdul Rachman Saleh.

AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan stakeholder penerbangan terkait dan bersiaga terkait perkembangan aktivitas erupsi Gunung Semeru yang berpotensi mempengaruhi kegiatan operasional penerbangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

AirNav Gunung Semeru
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top