Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disebut Bamsoet Tak Hargai MPR, Sri Mulyani Beri Jawaban Menohok

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani memberi jawaban menohok atas pernyataan Bambang Soesatyo (Bamsoet) lantaran tak hargai MPR. Simak pernyataan Sri Mulyani selengkapnya.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  18:13 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat tiba di depan Ruang Rapat Paripurna I untuk menghadiri Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat tiba di depan Ruang Rapat Paripurna I untuk menghadiri Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati memberi jawaban menohok kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Sri Mulyani membalas ucapan Bamsoet yang menyebut dia tidak menghargai MPR karena absen dari sejumlah pertemuan untuk membahas realokasi anggaran.

Balasan tersebut ditulis Sri Mulyani melalui unggahan di akun resmi Instagram @smindrawati. Dalam postingan tersebut, SMI menampilkan tangkapan layar sejumlah pemberitaan mengenai Bambang Soesatyo (Bamsoet) di beberapa media online yang menyebut Menkeu tidak menghargai MPR.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa terdapat dua undangan pembahasan anggaran MPR yang sampai kepadanya. Pertama, pada 27 Juli 2021 yang bertabrakan dengan rapat internal Presiden. Dia lantas mendelegasikan pertemuan dengan MPR itu kepada Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

"Kedua, tanggal 28 September 2021 bersamaan dengan rapat Badan Anggaran [Banggar] DPR membahas APBN 2022 di mana kehadiran Menkeu wajib dan sangat penting. Rapat dengan MPR diputuskan ditunda," tulis Sri Mulyani dalam unggahannya, Rabu (1/12/2021).

Dia pun menjelaskan bahwa pada tahun ini Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat varian delta. Kementerian Keuangan pun merealokasi anggaran kementerian dan lembaga hingga empat kali, agar penggunaan kas negara lebih mengutamakan penanganan Covid-19, seperti untuk biaya klaim pasien Covid-19, akselerasi vaksinasi, dan pelaksanaan PPKM di sejumlah daerah.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah pun mengutamakan anggaran untuk membantu masyarakat miskin seperti melalui tambahan bantuan sosial, subsidi upah para pekerja, serta bantuan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Masyarakat dinilai tertekan penghasilannya selama penerapan PPKM.

"Anggaran untuk pimpinan MPR dan kegiatan tetap didukung sesuai mekanisme APBN. Menkeu menghormati fungsi dan tugas semua lembaga tinggi negara yang diatur dan ditetapkan peraturan perundang-undangan," tulis Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.

Sri Mulyani pun menjelaskan bahwa pihaknya terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menangani dampak pandemi Covid-19 yang sangat besar, baik bagi masyarakat dan perekonomian.

Unggahan Menkeu mendapat respons yang luar biasa dari netizen. Postingan tersebut tercatat disukai lebih dari 50 ribu pengguna Instagram dan 7.500 komentar dari pengikut atau followers Sri Mulyani. 

Sebelumnya, Bamsoet menyampaikan agar Sri Mulyani dapat lebih menghargai hubungan antarlembaga tinggi negara. Hal tersebut disampaikan Bamsoet karena Sri Mulyani berulangkali tak hadir dalam undangan MPR.

"Sudah beberapa kali diundang oleh pimpinan MPR, Sri Mulyani tidak pernah datang. Dua hari sebelum diundang rapat, dia selalu membatalkan datang. Ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani tidak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara," ujar Bamsoet pada Rabu (1/12/2021).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani realokasi anggaran Bambang Soesatyo
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top