Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditopang Perumahan, Marketing Sales Intiland (DILD) di Kuartal III/2021 Capai Rp1,1 Triliun

PT Intiland Development Tbk. (DILD) berhasil membukukan marketing sales sebanyak Rp1,1 triliun pada akhir kuartal III/2021. Jumlah tersebut lebih tinggi 70 persen dibandingkan dengan capaian perusahaan di periode sama tahun lalu.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 18 November 2021  |  17:11 WIB
Salah satu sudut ruangan di Intiland Office Tower Jakarta. Gedung perkantoran yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta itu merupakan salah satu portofolio andalan PT Intiland Development Tbk. - intiland.com
Salah satu sudut ruangan di Intiland Office Tower Jakarta. Gedung perkantoran yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta itu merupakan salah satu portofolio andalan PT Intiland Development Tbk. - intiland.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Intiland Development Tbk. (DILD) berhasil membukukan marketing sales sebanyak Rp1,1 triliun pada akhir kuartal III/2021. Jumlah tersebut lebih tinggi 70 persen dibandingkan dengan capaian perusahaan di periode sama tahun lalu.

“Kontribusi terbesar berasal dari penjualan proyek terbaru Tierra SOHO di Surabaya, dan penjualan Klaster DUO di perumahan Talaga Bestari, Tangerang,” kata Corporate Secretary PT Intiland Development Tbk. Theresia V Rustandi kepada Bisnis, Kamis (18/11/2021).

Theresia menjelaskan pengembangan kawasan perumahan memberikan kontribusi sebanyak Rp473 miliar, atau 43 persen dari total marketing sales yang diraih perusahaan hingga akhir kuartal III/2021.

Pengembangan mixed-use dan high rise memberikan kontribusi Rp378 miliar atau 35 persen, disusul segmen kawasan industri yang memberikan kontribusi Rp241 miliar atau 22 persen dari keseluruhan capaian perusahaan.

Selain itu, pada periode tersebut juga Intiland membukukan pendapatan berkelanjutan atau recurring income sebesar Rp485 miliar. Angka itu naik 11 persen dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, faktor pendorong peningkatan penjualan DILD disebabkan oleh mulai pulihnya minat beli dan naiknya kebutuhan konsumen terhadap produk properti.

“Di tahun ini kami juga meluncurkan proyek baru Tierra Soho di Surabaya yang mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat. Penjualan dari segmen perumahan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan marketing sales tahun ini,” katanya.

Insentif pemerintah di sektor properti yang diberikan pada awal tahun juga dinilai sangat efektif untuk membangkitkan kembali minat beli konsumen. Salah satu insentifnya, yakni PPN ditanggung pemerintah yang memberikan keuntungan bagi konsumen untuk pembelian produk properti.

Emiten berkode DILD itu juga optimistis untuk mengejar target marketing sales senilai Rp2 triliun hingga akhir tahun melalui peningkatan penjualan, baik melalui program promosi maupun pengembangan proyek baru.

“Kami meluncurkan program kampanye penjualan akhir tahun The Year End Symphony untuk 19 proyek sampai akhir Desember 2021. Kami juga melakukan pengembangan proyek baru, seperti Amesta Living di Surabaya,” ucap Theresia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti intiland marketing sales
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top