Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apple Inc. Gagal Yakinkan Hakim Tunda Perubahan Model Bisnis

Apple meminta penundaan perubahan model bisnis dengan alasan perusahaan harus memberi tahu konsumen tentang metode pembayaran di luar App Store.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 10 November 2021  |  17:50 WIB
Apple.  - Bloomberg
Apple. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Apple Inc., gagal meyakinkan hakim federal untuk mengundur tenggat waktu pada Desember untuk mengubah model bisnis App Store, sementara pertarungan hukum dengan Epic Games Inc. berlanjut.

Apple meminta Hakim Distrik AS, Yvonne Gonzales Rogers untuk menundanya dengan mengatakan perusahaan harus memberi tahu konsumen tentang metode pembayaran di luar App Store.

"Mosi Apple didasarkan pada pembacaan selektif atas temuan pengadilan ini dan mengabaikan semua temuan yang mendukung perintah tersebut. Usulan itu pada dasarnya cacat," kata Rogers dalam sebuah perintah pada Selasa (9/11/2021) seperti dikuti Bloomberg.

Pada September, hakim telah meminta pembuat iPhone ini segera memberikan jalan bagi pengembang untuk menyediakan pelanggan opsi kepada metode pembayaran di luar App Store. Perombakan ini dapat merugikan raksasa teknologi asal California miliaran dolar setiap tahunnya.

Apple mengatakan akan meminta pengadilan banding di San Francisco untuk menunda perintah Gonzales Rogers.

"Apple percaya tidak ada perubahan bisnis tambahan yang diperlukan untuk berlaku sampai semua banding dalam kasus ini diselesaikan," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Namun, Epic tidak merespons terkait hal ini.

Perusahaan teknologi dengan valuasi tertinggi di dunia ini masih belum lepas dari tantangan dalam menghadapi sejumlah besar tuntutan hukum antimonopoli di dalam dan di luar AS.

Bloomberg Intelligence mengatakan bahwa tekanan pada Apple untuk menurunkan komisi App Store pada pengembang yang saat ini dikenai 30 persen dapat mengurangi pendapatan sebesar US$2 miliar - US$4 miliar dalam skenario terburuk.

Dalam keputusan pengadilan pada 10 September, Rogers memberi Apple 90 hari untuk mengubah aturannya yang melarang pengembang aplikasi seluler untuk memberi opsi pelanggan mereka dalam pembayaran di luar App Store melalui berbagai cara seperti email.

Di sisi lain, Epic menentang penangguhan putusan itu. "Tidak ada alasan untuk berharap bahwa Apple akan menghentikan perilaku tidak adilnya yang sudah berlangsung lama," kata Epic.

Chief Executive Officer Epic, Tim Sweeney mengatakan penyelesaian bandingnya bisa memakan waktu hingga 5 tahun, hampir sama dengan perjalanan kasus ke Mahkamah Agung AS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korporasi amerika serikat apple apple inc

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top