Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mitbana dan Sinar Mas Land Bangun Smart Mobility untuk Komuter dan Penghuni BSD City

Mitbana, perusahaan konsorsium antara Mitsubishi Corporation dan Surbana Jurong, bersama Sinar Mas Land berencana untuk mentransformasikan layanan transportasi umum di BSD City, Tangerang, dan Jabodetabek pada 2022.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 08 November 2021  |  19:58 WIB
Mitbana dan Sinar Mas Land Bangun Smart Mobility untuk Komuter dan Penghuni BSD City
Bus untuk smart mobility BSD City. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Mitbana, perusahaan konsorsium antara Mitsubishi Corporation dan Surbana Jurong, bersama Sinar Mas Land berencana untuk mentransformasikan layanan transportasi umum di BSD City, Tangerang, dan Jabodetabek pada 2022.

Chief Executive Officer Residential BSD City Sinar Mas Land sekaligus Wakil Presiden Direktur PT Sinar Mitbana Mas Theodore Thenoch mengatakan bahwa solusi smart mobility pada transportasi tersebut direncanakan akan mulai diimplementasikan secara bertahap pada 2022.

Tujuannya, kata dia, untuk memperbaiki aksesibilitas ke fasilitas umum, meningkatkan jumlah penumpang angkutan umum, serta meningkatkan konektivitas ke pusat kota Jakarta, dan mengurangi jejak karbon di BSD City.

Solusi itu akan menguntungkan para komuter yang menggunakan layanan bus dan kereta api di Stasiun Cisauk, yang telah terintegrasi dengan Kawasan Intermoda BSD City.

Saat ini, PT Sinar Mitbana Mas, perusahaan patungan antara Mitbana dan Sinar Mas Land sedang mengembangkan sebuah transit oriented development (TOD) baru yang letaknya bersebelahan dengan Kawasan Intermoda BSD City.

“TOD itu berdiri di atas lahan seluas 6 hektare dan terletak di samping stasiun kereta api Cisauk yang sudah memiliki terminal bus, serta melayani rute angkutan umum di BSD City dan terhubung langsung ke Sudirman Central Business District (SCBD),” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (8/11/2021). 

Terobosan dalam sistem yang diperkenalkan oleh PT Sinar Mitbana Mas itu adalah pengenalan layanan demand-responsive yang merupakan solusi smart mobility baru dengan menggunakan algoritma cerdas, dan menghubungkan penumpang kereta api komuter yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan jaringan bus BSD Link.

Sistem tersebut akan menyesuaikan rute bus secara dinamis ketika terjadi perubahan kondisi lalu lintas perjalanan dan pola permintaan pengguna.

“Nantinya, layanan tersebut akan terintegrasi dengan aplikasi ponsel yang sudah dimiliki BSD City, yaitu Onesmile yang juga memiliki fitur cerdas lainnya. Solusi mobilitas pintar ini juga akan disinkronisasi dengan waktu layanan kereta api komuter yang sudah terjadwal, sehingga para penumpang dapat merencanakan perjalanan mereka secara lebih baik,” ujarnya.

Sinar Mas Land sendiri ingin menciptakan BSD City sebagai township mandiri di masa depan dengan menghadirkan solusi mobilitas yang efektif, serta komprehensif.

“Transportasi umum merupakan rencana jangka panjang untuk perjalanan yang lebih nyaman dari BSD City menuju Jakarta atau sebaliknya, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penghuni BSD City,” ucapnya.

Chief Executive Officer Mitbana sekaligus sebagai Presiden Direktur PT Sinar Mitbana Mas Gareth Wong menuturkan, TOD mempunyai peran penting dalam mengurangi laju pertumbuhan urbanisasi yang berkembang pesat dan menambah pilihan transportasi umum yang diperlukan untuk masa depan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Inovasi ini akan benar-benar menjadi game-changer dan menjadi landasan untuk infrastruktur transportasi umum yang cerdas dan berkelanjutan di BSD City,” katanya.

Executive Chairman dan Co-Founder SWAT Mobility Arthur Chua menuturkan, SWAT sangat antusias untuk bekerja sama dengan para mitra yang visioner seperti Mitbana dan Sinar Mas Land.

“Kami memiliki peluang luar biasa untuk memposisikan BSD City sebagai referensi transportasi umum yang berkelanjutan dan berorientasi pada penumpang,” ucapnya.

Di Indonesia, teknologi SWAT telah dimanfaatkan untuk mentransfer sampel tes Covid-19 dari klinik ke fasilitas pengujian pusat di Jakarta dan Bekasi. Oleh karena itu, pihaknya akan memanfaatkan pengalaman itu dalam operasional skala lokal untuk memastikan rencana di BSD City berhasil.

Kemitraan dengan SWAT ini difasilitasi oleh Enterprise Singapore (ESG), lembaga pemerintahan di bawah Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura, yang menghubungkan Mitbana dengan perusahaan Singapura yang bergerak pada urban mobility.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bsd city transportasi umum
Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top