Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berencana Jual Saham Tesla, Elon Musk Buka Jajak Pendapat di Twitter

Orang terkaya di dunia ini bahkan membuat jajak pendapat untuk netizen di jejaring sosial. Hal tersebut dilakukan untuk melihat apakah publik mendukung langkahnya.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 07 November 2021  |  05:49 WIB
CEO Tesla Elon Musk.  - Bloomberg
CEO Tesla Elon Musk. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Kembali menghebohkan jagat maya, Elon Musk mengusulkan untuk menjual 10% saham Tesla Inc. di Twitter pada hari Sabtu (6/11/2021).

Orang terkaya di dunia ini bahkan membuat jajak pendapat untuk netizen di jejaring sosial. Hal tersebut dilakukan untuk melihat apakah publik mendukung langkahnya.

Dikutip dari Bloomberg, pendiri Tesla ini bahkan mengatakan dia akan mematuhi hasil jajak pendapat ini, apa pun jalannya.

Jumlah saham yang dimainkan bernilai sekitar US$21 miliar, berdasarkan kepemilikan Elon Musk atas 170,5 juta saham Tesla. Saham, yang melonjak 74 persen tahun ini ke rekor baru pada hari Kamis kemarin (5/11/2021), ditutup 0,6 persen lebih rendah pada US$1.222 pada hari Jumat.

Jumlah saham yang dapat diatur untuk dilepas oleh Musk berdasarkan jajak pendapat Twitter setara dengan 80 persen dari volume perdagangan harian rata-rata untuk Tesla dalam tiga bulan terakhir.

Hingga pukul lima sore di New York, lebih dari 55 persen dari 846.378 pengguna Twitter memilih mendukung Musk menjual sahamnya. Polling akan berakhir sekitar pukul tiga sore pada hari Minggu (7/11/2021) waktu AS.

Musk, orang terkaya di dunia yang dikenal dengan kicauan lidahnya, mengutip diskusi baru-baru ini tentang orang kaya yang menimbun keuntungan yang belum direalisasi untuk menghindari pembayaran pajak.

"Banyak yang dibuat akhir-akhir ini dari keuntungan yang belum direalisasi sebagai sarana penghindaran pajak, jadi saya mengusulkan untuk menjual 10 persen saham Tesla saya," katanya.

Jumlah saham Tesla yang berpotensi dijual Musk akan lebih besar jika opsinya disertakan.

“Kami menyaksikan massa Twitter memutuskan hasil dari lemparan koin $25 miliar,” kata kapitalis ventura Chamath Palihapitiya dalam menanggapi tweet Musk.

Tweet hari Sabtu kemarin (6/11/2021), menandai kedua kalinya dalam seminggu Musk membahas penjualan saham Tesla.

Minggu lalu, dia menantang seorang pejabat PBB yang mengatakan hanya sebagian kecil dari kekayaan miliarder itu dapat membantu mengatasi kelaparan dunia. Dia menulis bahwa dia akan menjual saham Tesla jika Program Pangan Dunia dapat menjelaskan akuntansi di utas Twitter-nya.

"Menantikan hari ketika orang terkaya di dunia membayar pajak tidak bergantung pada jajak pendapat Twitter," kata ekonom University of California di Berkeley Gabriel Zucman dalam sebuah tweet.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter Tesla Motors tesla

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top