Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gelombang 22 Kartu Prakerja Dibuka! Cek Situs Berikut Ini

Pendaftaran dan proses seleksi Kartu Prakerja gelombang 22 dapat dilakukan melalui situs www.prakerja.go.id.
Kolom pendaftaran pada laman prakerja.go.id, Sabtu (8/8/2020). Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota untuk 800 ribu orang. /ANTARA
Kolom pendaftaran pada laman prakerja.go.id, Sabtu (8/8/2020). Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota untuk 800 ribu orang. /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah telah membuka pendaftaran Program Kartu Prakerja gelombang 22 pada siang ini, Senin (25/10/2021).

Hal ini disampaikan oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja melalui akun Instagram resmi @prakerja.go.id.

Pendaftaran dan proses seleksi Kartu Prakerja gelombang 22 dapat dilakukan melalui situs www.prakerja.go.id.

“Kunjungi situs resmi kami di www.prakerja.go.id untuk membuat akun dan mengikuti seleksi Kartu Prakerja,” seperti dikutip Bisnis melalui akun Instagram @prakerja.go.id.

Pembukaan gelombang 22 disebutkan akan berlangsung beberapa hari, sehingga bagi yang ingin mendaftar tidak perlu terburu-buru mengisi data diri.

Sementara, bagi Sobat Prakerja yang akunnya telah terverifikasi, maka dapat melanjutkan dengan proses berikut:

1. Buka www.prakerja.go.id pada browser handphone atau komputer

2. Siapkan nomor Kartu Keluarga serta NIK

3. Masukkan data diri dan ikuti petunjuk pada layar

4. Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar secara online

5. Klik “Gabung” pada gelombang yang sedang dibuka

6. Nantikan pengumuman peserta yang lolos seleksi gelombang di dashboard.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan total status kepesertaan Kartu Prakerja yang telah dicabut hingga gelombang 21 mencapai sekitar 50.000 orang.

Dicabutnya status kepesertaan Kartu Prakerja dikarenakan peserta tidak melakukan pembelian pelatihan pertama dalam batas waktu yang ditentukan.

“Status kepesertaan yang telah dicabut jumlahnya sekitar 40.000-50.000,” katanya kepada Bisnis, pekan lalu.

Adapun, gelombang 22 Kartu Prakerja merupakan gelombang terakhir pada tahun ini. Dengan demikian, pemerintah telah memenuhi target penyaluran anggaran untuk Kartu Prakerja sebesar Rp21,2 triliun pada 2021.

Pemerintah akan kembali melanjutkan Program Kartu Prakerja pada 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp11 triliun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Elena
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper