Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penumpang KRL Bertambah 3 Persen, KCI Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter hari ini mencatat adanya peningkatan jumlah pengguna kereta rel listrik (KRL) sebanyak 3 persen bila dibandingkan dengan hari yang sama pada pekan sebelumnya.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 27 September 2021  |  11:27 WIB
Penumpang KRL Bertambah 3 Persen, KCI Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayah Jakarta, suasana penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terlihat lengang serta kapasitas pengguna hanya 50 persen dengan membatasi setiap gerbongnya hanya dapat diisi 74 penumpang. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter hari ini mencatat adanya peningkatan jumlah pengguna kereta rel listrik (KRL) sebanyak 3 persen bila dibandingkan dengan hari yang sama pada pekan sebelumnya.

Meski begitu, VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba memastikan bahwa pengguna KRL tersebut dapat tertib mengikuti penyekatan dan protokol kesehatan di stasiun maupun dalam gerbong kereta. Pun dengan penyesuaian layanan di jalur layang baru Stasiun Manggarai.

“Hingga pukul 08.00 WIB, KAI Commuter mencatat pengguna KRL sejumlah 108.462 pengguna ,atau bertambah sekitar 3 persen dibandingkan dengan pekan lalu di waktu yang sama,” kata Anne, Senin (27/9/2021).

Dia memerinci, stasiun yang mengalami kenaikan pengguna pada Senin 27 September 2021 hingga pukul 08.00 WIB, antara lain Stasiun Bogor (8.775 pengguna, naik 5 persen dibandingkan dengan pekan lalu waktu di hari yang sama), Stasiun Bekasi (5.846 pengguna, naik 15 persen), dan Stasiun Parungpanjang (4.348 pengguna, naik 5 persen).

kendati terjadi peningkatan penumpang, Anne mengaku bahwa KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Petugas di lapangan juga akan melakukan penyekatan jika kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota.

“Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk,” ujarnya.

Sementara itu, mengingat telah difungsikannya peron 10, 11, 12, dan 13 pada jalur layang (elevated track) di bangunan baru Stasiun Manggarai untuk KRL relasi Jakarta Kota–Bogor PP, Anne mengingatkan bahwa untuk layanan naik/turun pengguna KRL Lin Central relasi Bogor/Depok–Jakarta Kota akan dilayani pada peron jalur 10 atau 11 di lantai 2.

Sementara itu, pelayanan naik/turun pengguna KRL Lin Sentral relasi Jakarta Kota–Bogor/Depok, lanjutnya, akan dilayani pada peron jalur 12 atau 13 di lantai 2 bangunan baru tersebut.

“Untuk berpindah kereta maupun keluar Stasiun Manggarai, para pengguna dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada, yaitu eskalator, lift, maupun tangga. Pengguna juga kami imbau memperhatikan penanda arah yang tersedia di area concourse [lantai 1] Bangunan Baru Stasiun Manggarai, serta mendengarkan informasi dari petugas di lokasi,” imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek pt kai commuter line
Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top