Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rakyat UEA Lebih Suka Jadi PNS, Pemerintah Siapkan Strategi Khusus

Salah satu penyebab tingginya pengangguran di UEA adalah banyaknya masyarakat yang merupakan lulusan perguruan tinggi menolak tawaran pekerjaan dari perusahaan swasta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 September 2021  |  00:16 WIB
Rakyat UEA Lebih Suka Jadi PNS, Pemerintah Siapkan Strategi Khusus
Properti Dubai, Uni Emirat Arab - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyiapkan dana yang cukup besar untuk memberikan paket tunjangan dan subsidi guna menekan jumlah pengangguran dan memberikan daya tarik bagi pekerjaan di sektor swasta.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (13/9/2021), dana yang digelontorkan oleh UEA mencapai 24 miliar dirham UEA, atau setara dengan US$6,5 miliar.

Adapun, salah satu penyebab tingginya pengangguran di UEA adalah banyaknya masyarakat yang merupakan lulusan perguruan tinggi menolak tawaran pekerjaan dari perusahaan swasta. Mereka lebih memilih menunggu pekerjaan dari pemerintah sebagai pegawai negeri sipil (PNS) lantaran gaji, tunjangan dan jam kerja yang lebih baik.

Alhasil, saat ini jutaan pekerja dari luar negeri mendominasi sebagian besar tenaga kerja sektor swasta di UAE.

Untuk menyiasati preferensi khusus masyarakat UEA dalam bekerja, pemerintah pada Minggu (12/9/202) waktu setempat menyiapkan strategi khusus. Dalam hal ini, pemerintah akan memberikan tunjangan bulanan sebesar 8000 dirham per anak dan empat kali lipat untuk pekerja yang berpenghasilan kurang dari 20.000 dirham per bulan.

Insentif lainnya adalah program pelatihan berbayar, penghasilan tambahan selama lima tahun dan bonus khusus untuk pekerja yang bekerja di perusahaan swasta dengan sektor penting seperti pemrograman komputer dan keperawatan.

Pemerintah UEA bertujuan dapat menyerap 75.000 tenaga kerja ke sektor swasta dalam lima tahun ke depan.

Penyerapan tenaga kerja akan membantu UEA untuk bangkit dari tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan merosotnya harga minyak dunia beberapa waktu lalu.

Abdulkhaleq Abdulla, seorang profesor ilmu politik UEA, mengatakan pemerintah seharusnya tidak menanggung beban sendirian.

“Sangat penting demi keamanan dan stabilitas negara, perusahaan swasta perlu ikut bekerja untuk mengakomodasi dan memasukkan warga negara UEA ke dalam tenaga kerja mereka,” katanya.

Adapun, berdasarkan data Bank Dunia, angka pengangguran di UEA naik menjadi 5 persen pada tahun 2020 dari 2,2 persen tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pns pengangguran uni emirat arab arab

Sumber : Bloomberg

Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top