Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Parlemen AS Ajukan UU untuk Jegal Monopoli Apple

Rancangan undang-undang dari trio senator bipartisan akan memaksa Apple untuk mengubah cara pelanggan mengunduh dan menggunakan iPhone dan perangkat Apple lainnya.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 08 September 2021  |  18:07 WIB
Apple.  - Bloomberg
Apple. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Parlemen Amerika Serikat tengah berupaya untuk mengajukan undang-undang agar mengubah pola Apple Inc. menjalankan App Store-nya setelah munculnya keluhan atas tuduhan monopoli dari berbagai pengembang dan pemangku kebijakan di seluruh dunia.

Rancangan undang-undang dari trio senator bipartisan akan memaksa Apple untuk mengubah cara pelanggan mengunduh dan menggunakan iPhone dan perangkat Apple lainnya.

Amy Klobuchar yang mewakili Demokrat Minnesota yang juga kepala dari subkomite antitrust mengatakan kongres tidak lagi menghendaki percaya pada perusahaan teknologi.

“Meski Apple telah melakukan langkah kecil untuk menanggapi kritik dari perilaku anti persaingannya, apa yang mereka lakukan belum cukup," kata Klobuchar seperti dikutip Bloomberg pada Rabu (8/9/2021).

Dia mengatakan saat ini adalah momentum untuk meloloskan UU Pasar Aplikasi terbuka untuk mengatasi duopoli dari Apple dan Google. "Saya akan terus bekerja dengan rekan-rekan saya di kedua sisi untuk menyelesaikannya," katanya.

Dari data Sensor Tower, perusahaan data aplikasi, menunjukkan bahwa 59 persen aplikasi yang diunduh berasal dari App Store dan 41 persen berasal dari Google Play sepanjang tahun lalu.

UU tersebut akan mengharuskan perangkat untuk memberi akses pada aplikasi alternatif, memperbolehkan konsumen menggunakan sistem pembayaran lain, dan memberikan akses kepada pengembang aplikasi pada seluruh perangkat keras iPhone, termasuk komponen yang sebelumnya eksklusif untuk aplikasi dan aksesoris Apple.

Kebijakan ini tentu akan lebih banyak berdampak kepada Apple ketimbang pengguna Android. Sebelumnya, Korea Selatan menjadi negara pertama yang memberlakukan tindakan tegas untuk mengatur monopoli dari Apple dan Google dengan mengesahkan UU Bisnis Telekomunikasi.

Berdasarkan informasi dari dua sumber anonim, akan ada semakin banyak senator yang menandatangani undang-undang tersebut. Aturan tersebut juga mendapat dukungan dari pengembang seperti Spotify Technology SA, Match Group Inc. dan Tile yang telah memberikan kesaksian dalam sidang senat pada April.

Pekan lalu, Apple akhirnya memberikan akses kepada aplikasi nongame seperti Netflix menggunakan sistem pembayaran lain untuk membayar biaya langganan. Harga tidak akan berubah dan Apple kehilangan komisi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apple monopoli ios app store

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top