Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Patok Anggaran Bansos 2022 Sebesar Rp427,5 Triliun

Sejalan dengan itu, pemerintah akan melanjutkan penyempurnaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menyinergikan dengan berbagai data terkait dalam mendukung reformasi program perlindungan sosial.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 16 Agustus 2021  |  11:47 WIB
Jokowi Patok Anggaran Bansos 2022 Sebesar Rp427,5 Triliun
Presiden Joko Widodo memberi salam saat menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2021 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021). ANTARA FOTO/Sopian - Pool

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menetapkan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp427,5 triliun dalam RAPBN tahun anggaran 2022.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membacakan Nota Keuangan dan RAPBN 2022, Senin (16/8/2021).

Jokowi menyampaikan, anggaran perlindungan sosial tersebut guna membantu masyarakat miskin dan rentan memenuhi untuk kebutuhan dasar dan menekan angka kemiskinan.

“Dan dalam jangka panjang diharapkan akan mampu memotong rantai kemiskinan,” katanya.

Sejalan dengan itu, pemerintah akan melanjutkan penyempurnaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menyinergikan dengan berbagai data terkait dalam mendukung reformasi program perlindungan sosial.

Pemerintah juga akan mendukung Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja, serta peningkatan kualitas implementasi perlindungan sosial dan pengembangan skema perlindungan sosial adaptif.

Pada 2022, pemerintah menetapkan target tingkat kemiskinan akan turun pada kisaran 8,5 persen hingga 9 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun ke level 5,5, persen hingga 6,3 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn bantuan sosial perlindungan sosial
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top