Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mitra Angkasa Incar Penjualan Mur dan Baut Tumbuh 11 Persen

Hingga saat ini permintaan baut di Indonesia masih lebih lebih tinggi dari pasokan.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 02 Agustus 2021  |  14:07 WIB
Salah satu pusat penjualan berbagai jenis mur dan baut. - Istimewa
Salah satu pusat penjualan berbagai jenis mur dan baut. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan distributor baut nasional, PT Mitra Angkasa Sejahtera (MAS) optimistis program vaksinasi  dan pemulihan ekonomi yang terus dilakukan pemerintah akan kembali menimbulkan gairah bisnis sehingga bisa menjadi salah satu pendorong kinerja perseroan.

Oleh karena itu, kata Direktur Utama MAS Simon Hendiawan, pada 2021, MAS membidik pertumbuhan penjualan di atas 11 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya.

"Pelaksanaan vaksinasi dan pemulihan ekonomi yang terus gencar dilakukan tentunya pemerintah mendorong kita mulai pulih dari pandemi. Kami optimistis proyeksi tahun ini mulai kembali ke normal, bahkan lebih baik dibandingkan tahun 2020," ujar Simon melalui siaran pers, Senin (2/8/2021).

Menurut Simon, meski pandemi Covid-19 menghantam seluruh sektor ekonomi saat ini, bisnis produk baut atau mur masih sangat potensial. Hal itu karena produk ini sangat dibutuhkan berbagai sektor meski ukurannya kecil.

"Penerapan PPKM tidak menghentikan kegiatan bisnis mur dan baut dikarenakan termasuk kategori kritikal dan banyak terkait dengan industri, konstruksi, dan juga proyek vital nasional," ujar Simon.

Produk baut dan mur masuk dalam kategori fastener karena merupakan komponen penting dalam beragam industri seperti konstruksi bangunan dan manufaktur. Selain itu, produk tersebut diperlukan oleh sektor properti hingga infrastruktur yang dibutuhkan untuk puluhan ribu kegiatan ekonomi di Indonesia.

Simon menambahkan bahwa produk baut dan mur merupakan industri yang unik dan kompleks. Sektor ini boleh dikatakan sebagai ‘bahan pokok’ bagi bidang industri manufaktur, konstruksi, hingga industri gawai.

"Baut atau mur itu berfungsi untuk menyambungkan dan mengencangkan material yang cukup vital dalam kehidupan kita sehari-hari, jenisnya bermacam-macam ada sekitar 70.000 jenis baut," papar Simon.

Bisnis baut dan mur di Indonesia ujarnya, sangat prospektif seiring dengan pembangunan infrastruktur yang digulirkan pemerintah maupun pembangunan properti yang digerakkan sektor swasta.

"Baut dan mur digunakan dari industri A sampai Z, mau industri yang paling simpel hingga industri besar yang rumit, baut boleh dikatakan sebagai sebuah kebutuhan pokok industri," tuturnya.

Simon menjelaskan bahwa hingga saat ini permintaan baut di Indonesia masih lebih lebih tinggi dari pasokan.

Kebutuhan baut dewasa ini sangat bisa di temui di hampir segala bidang. Dan membuat baut dan mur menjadi salah satu investasi bisnis yang sangat menjanjikan dalam menopang pembangunan infrastruktur Indonesia bahkan di seluruh dunia.

"Permintaan lebih tinggi dari pada pasokan. Itu berarti potensi bisnisnya bagus sekali. Kami saja sampai saat ini kewalahan memenuhi permintaan pasar karena tingginya kebutuhan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

onderdil kinerja manufaktur pandemi corona
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top