Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LMAN Ungkap Belum Ada Kementerian yang Usulkan Dana Pembebasan Lahan IKN Baru

Padahal, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebelumnya memaparkan total dana yang dibutuhkan memindahkan ibu kota sekitar Rp486 triliun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 Juli 2021  |  16:24 WIB
LMAN Ungkap Belum Ada Kementerian yang Usulkan Dana Pembebasan Lahan IKN Baru
Pradesain Istana Negara berlambang burung Garuda di Ibu Kota Negara (IKN) karya seniman I Nyoman Nuarta - Twitter
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Qoswara menjelaskan bahwa sampai saat ini instansinya belum mendapatkan usulan pembebasan lahan untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

“Sampai saat ini kami juga belum tahu apakah akan ada dana untuk IKN atau tidak karena belum ada kementerian/lembaga yang mengusulkan,” katanya saat diskusi virtual, Jumat (30/7/2021).

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebelumnya memaparkan total dana yang dibutuhkan memindahkan ibu kota sekitar Rp486 triliun.

Dari total dana tersebut, mayoritas menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) Rp265,2 triliun atau 54 persen.

Lalu, dari swasta Rp127,3 triliun atau 26,2 persen. Sisanya atau 19,2 persen berasal dari APBN, yaitu Rp93,5 triliun,

Sementara itu, Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi menjelaskan bahwa lembaganya telah menyalurkan pendanaan pembebasan lahan sebesar Rp13,4 triliun untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur proyek strategis nasional (PSN) sepanjang tahun 2021.

“Dengan serapan tertinggi untuk jalan tol sebesar Rp11 triliun dan bendungan Rp1,7 triliun. Ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan terhadap percepatan perwujudan infrastruktur PSN dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

LMAN mencatat Jalan Tol Cisumdawu dan Trans Sumatera merupakan proyek dengan serapan tertinggi di sektor jalan tol. Sedangkan di proyek non-tol, Bendungan Bener di Jawa Tengah dan Bendungan Karian di Banten menjadi serapan tertinggi di tahun 2021.

Sejak mandat pendanaan lahan diberikan kepada LMAN di tahun 2016, dana yang telah dibayarkan untuk pembebasan lahan pembangunan PSN mencapai Rp80,2 triliun. Jalan tol masih menjadi kontribusi terbesar, yaitu Rp70,9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas LMAN ibu kota negara
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top