Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tangani Covid, Pemerintah Kebut Renovasi 3 Bangunan Untuk RS Darurat

Terdapat tiga bangunan yang telah selesai dan sedang direnovasi untuk digunakan sebagai tambahan Rumah Sakit (RS) darurat beserta fasilitas isolasi/observasi di DKI Jakarta,
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 13 Juli 2021  |  01:00 WIB
Tangani Covid, Pemerintah Kebut Renovasi 3 Bangunan Untuk RS Darurat
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono dan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita melakukan peninjauan lokasi terdampak gempa bumi Sulawesi Barat di Mamuju pada Minggu (17/1 - 2021). Humas BNPB

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat penyediaan infrastruktur untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan terdapat tiga bangunan yang telah selesai dan sedang direnovasi untuk digunakan sebagai tambahan Rumah Sakit (RS) darurat beserta fasilitas isolasi/observasi di DKI Jakarta. Tiga bangunan itu antara lain, Asrama Haji di Pondok Gede, Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Rumput, dan Gedung Pusat Kesehatan Ibu Anak (PKIA) Kiara di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). 

Selain itu, Menteri Basuki juga memaparkan rencana perbaikan PKIA Kiara di lingkungan RSCM dan persiapan RS lapangan di daerah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan.

"Sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian PUPR menyiapkan tidak hanya ruang isolasi, tetapi juga rumah sakit. Pertama, Asrama Haji terdapat lima gedung yang diubah menjadi Rumah Sakit Covid-19 dengan total 774 tempat tidur," ujarnya dalam siaran pers, Senin (12/7/2021). 

Menurut Basuki, lima gedung Asrama Haji Pondok Gede yang dimanfaatkan sebagai rumah sakit Covid-19 adalah Gedung A yang telah selesai renovasi dan sudah beroperasi sejak Sabtu (10/7/2021) lalu, Gedung B akan selesai perbaikan Senin (12/7/2021), Gedung C dan A akan selesai dan beroperasi Selasa (13/7/2021), dan terakhir Gedung D5 diharapkan selesai renovasi Kamis (15/7/2021), termasuk Gedung D3 dan D4 akan dimanfaatkan untuk para Tenaga Kesehatan (Nakes).

"Di samping menyiapkan ruang-ruang isolasi, kami juga menginstal tangki liquid oksigen hari ini, karena baru tadi malam masuk dari Cilegon dan mudah-mudahan malam ini selesai," tuturnya.

Selanjutnya, Rusun Tingkat Tinggi Pasar Rumput memanfaatkan 3 tower yang ada dengan total 5.952 tempat tidur. Untuk Tower 1 akan memanfaatkan 689 unit dengan total 2067 tempat tidur, Tower 2 sebanyak 606 unit total 1818 tempat tidur, dan Tower 3 sebanyak 689 unit total 2067 tempat tidur.

"Untuk Tower 1 sudah siap beroperasi, sedangkan Tower 2 dan 3 untuk sarana dan prasarana sudah siap dan hari ini sedang dilakukan distribusi alat kesehatan. Tower 2 dan 3 segera dioperasikan apabila Tower 1 sudah penuh," kata Basuki. 

Sementara itu, Gedung PKIA Kiara di RSCM akan memanfaatkan bangunan di lantai 4,5,6 dan 8,9,10 dengan total 394 tempat tidur. Menteri Basuki menyampaikan renovasi PKIA Kiara paling lambat selesai pada tiga pekan ke depan. Hari ini, pihaknya sedang dilakukan koordinasi dengan Direktur RSCM dan Kementerian Kesehatan untuk mematangkan desain RS Darurat Covid-19.

"Untuk yang rumah sakit lapangan di daerah-daerah kami siap melaksanakan sesuai dengan perintah BNPB dan Menteri Kesehatan," ucapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb basuki hadimuljono Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top