Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Darurat: Penumpang Bus AKAPdi 4 Terminal Turun

Penurunan penumpang di 4 terminal tersebut dialami oleh masing masing terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Jatijajar Depok, Terminal Poris Plawad Tangerang dan Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 12 Juli 2021  |  22:17 WIB
Ilustrasi terminal
Ilustrasi terminal

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mencatat jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di 4 terminal tipe A terus menurun menyusul berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat Jawa-Bali.

Kepala BPTJ Polana B. Pramesti mengatakan penurunan penumpang di 4 terminal tersebut dialami oleh masing masing terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Jatijajar Depok, Terminal Poris Plawad Tangerang dan Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan dibandingkan dengan penumpang rata rata pada Juni 2021.

Penurunan penumpang bus AKAP paling signifikan, paparnya, terjadi di Terminal Poris Plawad. Dari sebelumnya melayani penumpang rata-rata 500 orang per hari turun menjadi 165 penumpang per hari atau turun sekitar 67 persen.

“Penurunan jumlah penumpang juga terjadi di Terminal Jatijajar, dari sebelumnya melayani rata-rata 513 penumpang per hari menjadi 237 penumpang per hari atau turun sekitar 53,8 persen,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (12/7/2021).

Sementara itu di terminal terseebut untuk Penumpang Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) turun sekitar 41,66 persen dari sebelumnya rata-rata 48 orang per hari menjadi 28 penumpang per hari. Penurunan penumpang lainnya juga tercatat di Terminal Pondok Cabe dan Terminal Baranangsiang.

Untuk Terminal Pondok Cabe, rata-rata harian penumpang yang berangkat dari terminal ini turun sekitar 58,97 persen. Pada Juni 2021 tercatat sebanyak 39 penumpang per hari, selama PPKM Darurat hanya melayani 16 penumpang per harinya. Sementara untuk Terminal Baranangsiang penurunan jumlah penumpang AKAP yang berangkat dari terminal ini turun sekitar 28,72 persen dan untuk AKDP turun sekitar 24,84 persen .

“Untuk AKAP dari sebelumnya 188 penumpang per hari menjadi 134 penumpang per hari. Sedangkan untuk penumpang bus AKDP dari semula 330 penumpang per hari kini menjadi 248 penumpang per hari,” imbuhnya,

Dengan menurunnya jumlah penumpang di empat terminal BPTJ ini Polana berharap dapat berpengaruh terhadap turunnya angka penyebaran kasus Covid 19 di Indonesia.

Sebagai informasi, terhitung mulai 5 Juli 2021 seluruh pelaku perjalanan transportasi darat jarak jauh yang berangkat dari terminal tipe A di bawah pengelolaan BPTJ wajib melampirkan syarat perjalanan berupa kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif RT-PCR minimal 2x24 jam atau hasil negatif rapid antigen minimal 1x24 jam yang diambil sebelum keberangkatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali jabodetabek bpjt PPKM Darurat
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top