Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Teken Perjanjian Jual Beli Listrik 50 MVA dengan Tiran Mineral

PLN melakukan penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik daya 50 MVA dengan layanan khusus business to business dengan tarif premium platinum dengan PT Tiran Mineral.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 04 Juli 2021  |  19:03 WIB
PLN Dukung Listrik di Kawasan Industri Smelter Pertama di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.  - PLN
PLN Dukung Listrik di Kawasan Industri Smelter Pertama di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. - PLN

Bisnis.com, JAKARTA - PLN melakukan penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik daya 50 MVA dengan layanan khusus business to business dengan tarif premium platinum dengan PT Tiran Mineral.

Dalam hal ini, PT PLN (Persero) diwakili oleh PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar).

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda mengatakan potensi nikel di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah sangat besar. Melihat potensi tersebut, sesuai kebijakan pemerintah, nikel harus diolah melalui industri hilir supaya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Industri smelter merupakan penghiliran nikel yang membutuhkan energi listrik yang besar. PLN sebagai perusahaan yang bergerak di sektor kelistrikan, siap memenuhi kebutuhan tersebut. Huda menambahkan, hasil penelusuran hingga akhir Juni 2021, potensi demand pelanggan besar atau smelter tercatat sebanyak 61 pelanggan dengan daya 7.184 MVA.

"Untuk meyalurkan daya listrik tersebut, PLN juga akan membangun 7.052 kms saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dengan 4.702 MVA gardu induk yang tersebar di seluruh Sulawesi. Saat ini, PLN sudah melayani empat pelanggan smelter dengan total kapasitas 245 MW di seluruh Sulawesi," katanya, dikutip dari siaran pers, Minggu (4/7/2021).

Sejauh ini, sistem kelistrikan di Sulawesi mempunyai daya mampu sebesar 2.365 MW, dengan cadangan daya 602 MW. Komposisi pasokan daya tersebut 20,34 persen dipasok dari pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Sesuai dengan RUPTL 2021 – 2030, PLN akan menambah kapasitas pembangkit EBT sebesar 3.698 MW.

Sebelumnya, penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik daya 50 MVA dengan layanan khusus business to business dimulai dengan nota kesepahaman antara PLN UIW Sulselrabar dengan Tiran Mineral tentang jual beli tenaga listrik pada 18 Februari 2021 di Makassar.

Huda menuturkan proses pekerjaan konstruksi dalam rangka pemenuhan penyaluran tenaga listrik ke Tiran Mineral akan berlangsung selama 18 bulan. "PLN memperkirakan penyaluran tenaga listrik tegangan tinggi kepada PT Tiran Mineral dengan daya tersambung sebesar 50 MVA pada Maret 2023."

Tiran Group merupakan salah satu investor yang telah memberikan kontribusi besar di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Grup bisnis dengan total 38 perusahaan di dalamnya, telah mengumpulkan dana senilai Rp1,8 triliun untuk membangun smelter di Konawe Utara.

Direktur PT Tiran Mineral Nurfausiah Nuhri mengatakan, adanya kesepakatan kerja sama jual-beli listrik smelter antara PLN dan Tiran Mineral memberi kepastian bisnis. Ke depan, Tiran Mineral bakal melakukan pengembangan hingga lima unit fasilitas pemurnian.

Tidak hanya itu, kehadiran Tiran Mineral sebagai kawasan industri smelter pertama di Konawe Utara diharapkan mendorong pengembangan industri smelter di kabupaten ini. "Dengan kinerja yang tinggi dan biaya yang rendah, memberikan masukan kepada negara, tentunya itu yang diharapkan."

Founder Tiran Mineral Group Andi Amran Sulaiman optimistis di tengah situasi pandemi, kolaborasi Tiran Mineral dan PLN bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi perekomian masyarakat di Konawe Utara.

"Tanpa PLN, kehadiran Tiran Mineral sebagai kawasan Industri smelter pertama di Konawe Utara tentunya tidak akan terwujud. Kita patut berbangga dan wajib menjaga dan mendorong usaha industri smelter di Konawe Utara," tutur Andi.

Bupati Konawe Utara Ruksamin mengapresiasi, kesepakatan jual-beli listrik antara PLN dan Tiran Mineral. Menurutnya, kesepakatan ini merupakan kerja sama strategis yang akan berkontribusi untuk pembangunan daerah. "Selamat atas penandatanganan ini (PLN dan PT Tiran Mineral), dan semoga ini menjadi sesuatu yang luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Konawe Utara," ujarnya.

Pihaknya berharap, adanya pasokan listrik memadai di Sulawesi Tenggara dapat mendukung produktivitas, serta kesejahteraan bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara, khususnya di Konawe Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN smelter konawe utara
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top